Sering Dengar Kata Resesi? Simak Definisi, Penyebab, dan Dampaknya

Suara Linimasa | Suara.com

Rabu, 01 Maret 2023 | 06:00 WIB
Sering Dengar Kata Resesi? Simak Definisi, Penyebab, dan Dampaknya
Ilustrasi resesi yang menyebabkan tingkat daya beli konsumen rendah. ((Pixabay/Steve Buissinne))

LINIMASA - Akhir-akhir ini istilah "resesi" cukup akrab terdengar. Saat menyimak berita ekonomi pun, pewarta kerap kali mengucapkan istilah resesi. 

Tahukah kamu, apa itu resesi? Istilah itu akrab di telinga tapi kamu jangan sampai salah memahami istilah yang menyangkut dengan dunia ekonomi tersebut. 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring Kemendikbud, resesi adalah kelesuan dalam kegiatan dagang, industri, dan sebagainya (seolah-olah terhenti); menurunnya (mundurnya, berkurangnya) kegiatan dagang (industri).

Melansir dari website Sun Life, ekonom menggunakan berbagai kriteria untuk mengetahui apakah sebuah perekonomian berada dalam masa resesi atau tidak. 

Umumnya, terjadinya resesi bisa diukur dengan produk domestik bruto (PDB) mengalami penyusutan selama enam bulan atau dua triwulan selama berturut-turut.

Kondisi resesi bisa tergambar melalui adanya peningkatan jumlah pengangguran. Lebih sedikit pekerjaan berarti orang akan memiliki penghasilan sedikit pula. Saat penghasilan kecil, maka kemampuan untuk membelanjakan uang pun cenderung rendah. 

Secara makro, kondisi seperti di atas menggambarkan pertumbuhan perekonomian di suatu wilayah akan lebih lambat atau bahkan terjadi penyusutan. 

Penyebab resesi

Terdapat banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya resesi, di antaranya;

- Suku bunga yang lebih tinggi, yang membuat bisnis lebih mahal untuk meminjam uang guna mendanai pertumbuhan.

- Kepercayaan konsumen yang lebih rendah, disebabkan oleh peristiwa negatif semisal perang, pandemi, yang menyebabkan konsumen menunda pembelanjaan.

- Krisis dalam sistem keuangan, seperti anjloknya pasar saham.

- perang dagang internasional.

- Pemotongan belanja pemerintah.

- Tiba-tiba gangguan pasokan atau permintaan komoditas penting, seperti minyak, yang menyebabkan kenaikan harga secara drastis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gubernur BI Sebut Lima Alasan Nilai Tukar Rupiah Bakal Kembali Menguat

Gubernur BI Sebut Lima Alasan Nilai Tukar Rupiah Bakal Kembali Menguat

| Selasa, 28 Februari 2023 | 21:32 WIB

Ikut Beri Sumbangsih, Pemerintah Diminta Dukung Pemulihan IHT Demi Stabilitas Ekonomi

Ikut Beri Sumbangsih, Pemerintah Diminta Dukung Pemulihan IHT Demi Stabilitas Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2023 | 13:42 WIB

Setahun Perang Rusia-Ukraina: Tidak Ada Pemenang dalam Perang Ini, Semuanya Kalah

Setahun Perang Rusia-Ukraina: Tidak Ada Pemenang dalam Perang Ini, Semuanya Kalah

Video | Selasa, 28 Februari 2023 | 13:05 WIB

Terkini

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:43 WIB

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota

Jakarta | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:22 WIB

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua

Sumut | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:21 WIB

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM

Kalbar | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:02 WIB

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:43 WIB

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:34 WIB

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi

Jatim | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:14 WIB

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:05 WIB

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius

Sumsel | Jum'at, 15 Mei 2026 | 22:03 WIB