Populasi China Susut 850 Ribu Jadi 1,41 Miliar, Berpotensi Disalip India

Suara Linimasa | Suara.com

Rabu, 01 Maret 2023 | 09:30 WIB
Populasi China Susut 850 Ribu Jadi 1,41 Miliar, Berpotensi Disalip India
Ilustrasi sekumpulan orang sedang menyeberang jalan. ((Pixabay/Sofia Terzoni))

LINIMASA - Biro Statistik Nasional China (NSB) melaporkan terjadinya penurunan penduduk di Negeri Tirai Bambu pada 2022. 

NSB mencatat jumlah penduduk China pada 2022 hanya berjumlah 1,41 miliar dan menurun bila dibandingkan dengan tahun 2021. Penurunan jumlah penduduk tersebut berjumlah 850 ribu jiwa. 

Lembaga statistik tersebut pun mengatakan target kelahiran di Cina berada di angka 6,77 per seribu orang. Sementara tingkat kematiannya mencapai 7,37 per seribu orang. 

Berdasarkan angka di atas, disimpulkan bahwa tingkat kelahiran di China mengalami penurunan sebesar 0,6 per seribu orang.

Pada Januari 2023, NSB pun mengumumkan pertumbuhan negatif populasi di China sebagai fenomena pertama kali terjadi dalam 61 tahun terakhir. 

Pejabat senior NSB, Wang Pingping mengatakan populasi China masih di angka 1,4 miliar dan masih memiliki pasar yang luas. 

"China juga masih memiliki sumber daya tenaga erja yang sangat bersar karena jumlah penduduk usia kerja mencapai 900 juta jiwa," ucapnya.    

Berbeda dengan China, India yang kemungkinan akan terus mengalami pertumbuhan penduduk. Populasi penduduk India diperkirakan mencapai 1,4 miliar jiwa pada April 2023, mendatnag. 

Artinya, India kemungkinan akan menyalip China untuk rekor demografi

Namun, India belum bisa mengeluarkan data sensus terbarunya. Data sensus India dilakukan setiap 10 tahun sekali dan harusnya sensus terakhir dilakukan pada 2021, lalu. 

Sayangnya, akibat diterjang pandemi, India terpaksa menunda sensus rutinan tersebut. Sensus itu meliputi pemutakhiran data ketenagakerjaan, perumahan, tingkat literasi, pola migrasi, dan tingkat kematian bayi. 

Rachna Sharma, seorang anggota peneliti di Institut Nasional Kebijakan dan Keungan Publik, mengatakan sensus tersebut sangat vital. Pasalnya, data sensus menjadi salah satu acuan terkait perencanaan, pembuatan kebijakan ekonomi dan sosial di India.

"Tidak adanya data sensus yang mutakhir membuat estimasi (penelitian) berdasarka data yang sudah berumur satu dekade menghasilkan perkiraan jauh dari realita," ucap Sharma. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sektor Ini Tahan Banting Diterjang Resesi, Apa Penyebabnya?

Sektor Ini Tahan Banting Diterjang Resesi, Apa Penyebabnya?

| Rabu, 01 Maret 2023 | 08:00 WIB

Rumah Kosong Ambruk di Bidara Cina, Dua Bangunan Asrama Mahasiwa STT Agapes di Sebelahnya Ikut Terdampak

Rumah Kosong Ambruk di Bidara Cina, Dua Bangunan Asrama Mahasiwa STT Agapes di Sebelahnya Ikut Terdampak

News | Selasa, 28 Februari 2023 | 18:22 WIB

Kali Ciliwung Meluap, Rumah di Bidara Cina Ambruk Kerugiannya Capai Rp200 Juta

Kali Ciliwung Meluap, Rumah di Bidara Cina Ambruk Kerugiannya Capai Rp200 Juta

Video | Selasa, 28 Februari 2023 | 17:00 WIB

Terkini

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

Kalbar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:58 WIB

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:40 WIB

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

Banten | Senin, 04 Mei 2026 | 23:35 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:29 WIB

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB