Bolehkah Mendahulukan Puasa Sunnah Dibandingkan Puasa Qadha Ramadhan? Ini Kata Ustadz Adi Hidayat

Suara Linimasa Suara.Com
Minggu, 05 Maret 2023 | 18:30 WIB
Bolehkah Mendahulukan Puasa Sunnah Dibandingkan Puasa Qadha Ramadhan? Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
Tangkapan layar pendakwah ustaz Adi Hidayat. (Dokumen Suara.com)

LINIMASA - Umat Islam sebentar lagi akan menyambut bulan suci Ramadhan 1444 H. Oleh sebab itu, jangan sampai Anda belum sempat Mengqadha puasa di Ramadhan sebelumnya.

Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan niat Qadha puasa Ramadhan untuk Anda yang belum sempat melaksanakannya.

Puasa Qadha bulan Ramadhan hukumnya wajib, artinya dilaksanakan mendapatkan pahala dan jika ditinggalkan maka termasuk berdosa.

Banyak hal yang menyebabkan seseorang diharamkan melaksanakan puasa di bulan Ramadhan mulai dari melahirkan, haid, hingga hamil (udzur) puasa.

Meski begitu, seseorang yang meninggalkan puasa wajib di bulan Ramadhan tetap harus menggantinya dengan puasa Qodho.

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan jika ternyata ada beberapa ulama yang membolehkan untuk menyatukan niat Qadha puasa wajib dan sunnah.

"Ketika Anda berpindah ke amalan yang lebih tinggi maka amalan rendah itu akan ikut pahalanya, misalnya Anda sering puasa Senin Kamis kemudian memutuskan belajar puasa Daud, maka pahala puasa Senin Kamis mengikutinya," ujar Ustadz Adi Hidayat dilansir dari kanal youtube Pecinta Ulama.

Apabila muslim yang masih memiliki hutang puasa Ramadhan sebaiknya untuk membayarnya terlebih dahulu sebelum melaksanakan ibadah sunnah lainya.

Sebab jika melihat dari aspek hukum, sesuatu yang wajib itu harus ditunaikan terlebih dahulu dibanding yang sunnah.

Baca Juga: Baru Tahu Millen Cyrus Transgender saat Hari Keempat Pacaran, Ini Reaksi Lionel Lee

Berdasarkan hal tersebut, muncul pertanyaan bagaimana jika kita mau melaksanakan puasa Syawal dahulu lalu puasa Qodho.

Siapa sangka, ternyata ada juga ulama yang ternyata membolehkan untuk puasa sunnah terlebih dahulu dibandingkan puasa wajib.

Ustadz Adi Hidayat memberikan contoh puasa Syawal. Waktu yang sempit melaksanakan puasa sunnah Syawal menjadi pertimbangan untuk melaksanakan puasa Syawal lebih awal dibanding Qadha puasa Ramadhan karena waktunya yang masih lama.

"Namun ada ulama yang berpandangan boleh mendahulukan puasa sunnah tertentu misal puasa Syawal, sebab waktunya sempit, sedang qadha waktunya terbentang hingga qadha berikutnya," pungkas Ustadz Adi Hidayat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI