LINIMASA - Perselisihan terjadi antara petarung kelas welter UFC, Kevin Holland dengan Jorge Masvidal jelang dihelatnya UFC 287 pada Minggu pagi (9/4/2023), mulai pukul 07.00 WIB.
Kedua petarung tersebut bakal berlaga di ajang UFC 287, tapi tidak bertemu satu sama lain. Masvidal akan disabung dengan Gilbert Burns, sementara Kevin Holland akan bertarung melawan Santiago Ponzinibbio.
Presiden UFC Dana White pun sudah menutup perkelahian di belakang layar yang melibatkan dua petarungnya tersebut. Namun, upaya White tidak membuat amarah di antara kedua petarung bisa padam begitu saja.
Dilaporkan TMZ Sport, sebagaimana dilansir dari MMA Fighting, terdapat unggahan video yang menunjukkan Masvidal ditahan oleh orang tidak dikenal.
Manajer Holland, Oren Hodak mengatakan kalau Masvidal memang menarget Holland setelah sesi penimbangan berat badan untuk UFC 287.
![Petarung kelas welter UFC, Kevin Holland [Instagram/@trailblaze2top]](https://media.suara.com/suara-partners/linimasa/thumbs/1200x675/2023/04/08/1-petarung-kelas-welter-ufc-kevin-holland.jpg)
Sebelumnya, terjadi perselisahan di antara Masvidal dan Holland. White meminta agar media tidak mendengungkan perkelahian tersebut.
Masvidal tampak marah dan memaki Holland dengan sumpah serapah. Holland menjawab ucapan Masvidal dengan meminta agar Gamebred--julukan Masvidal, untuk menjaga mulutnya.
Tidak sampai terjadi perkelahian fisik, dan perselisan hanya terjadi sebatas perdebatan verbal saja.
Di UFC 287, Masvidal berharap bisa mematahkan rekor buruknya setelah mengalami kekalahan beruntun sebanyak tiga kali. Dua kali dalam perebutan gelar juara kelas welter melawan Kamaru Usman, dan terakhir kalah melalui penilaian juri saat berhadapan dengan Colby Covington.
Sementara Kevin Holland pun berusaha bangkit untuk mengalahkan Santiago Ponzinibbio setelah mengalami kekalahan dalam dua pertarungan terakhirnya masing-masing oleh Khamzat Chimaev dan Stephen Thompson.