linimasa

Viral Pengobatan Alternatif Ibu Ida Dayak, Bolehkah Umat Muslim Ikut Berobat? Begini Kata Buya Yahya

Suara Linimasa Suara.Com
Jum'at, 14 April 2023 | 11:40 WIB
Viral Pengobatan Alternatif Ibu Ida Dayak, Bolehkah Umat Muslim Ikut Berobat? Begini Kata Buya Yahya
Buya Yahya. [YouTube] (YouTube)

LINIMASA - Baru-baru ini beredar kabar viral soal pengobatan alternatif yang dilakukan oleh Ibu Ida Dayak.

Pasalnya, wanita asal Kalimantan Timur ini mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit dalam waktu sekejap. Mulai dari stroke, patah tulang, kelumpuhan, dan lainnya.

Dalam pengobatannya, Ibu Ida Dayak menggunakan minyak yang dianggapnya mampu membantu mempercepat penyembuhan pasien.

Lantas, apakah umat muslim diperbolehkan mengikuti pengobatan tersebut?

Menanggapi hal itu, Buya Yahya pun memberikan penjelasan dan rambu-rambu pengobatan dalam Islam.

Buya Yahya berkata bahwa pengobatan yang sifatnya mengandalkan keahlian meskipun kepada orang non muslim itu diperbolehkan.

“Apakah boleh kita berobat kepada orang nonmuslim? Jawabannya adalah jika itu pengobatan yang sifatnya mengandalkan keahliannya maka hal itu bukan sekadar boleh, memang kita diajarkan (dan) diperintahkan untuk bertanya kepada orang yang punya keahlian, sehingga kita boleh pergi ke dokter yang nonmuslim sekalipun,” kata Buya Yahya dikutip dari Kanal YouTube AL Bahjah TV Jumat (14/4/2023).

Sebagai contoh, ada orang muslim yang sedang sakit gigi kemudian hendak berobat kepada dokter gigi yang nonmuslim maka ini diperbolehkan.

Selanjutnya Buya Yahya menegaskan apabila pengobatan dihubungkan dengan keyakinan, maka ini dilarang.

Baca Juga: Malam Lailatul Qadar Ramadan 2023 Kapan Turunnya? Yuk Kenali Tanda-Tandanya

“Jadi, sebatas keahlian boleh, tapi kalau sudah dihubungkan dengan suatu keyakinan maka ini kisahnya berbeda,” imbuhnya.

“Misalnya, ada orang dengan cara pengobatan lalu orang tersebut dengan keyakinannya minta kepada yang diyakini untuk menyembuhkannya. Maka Anda tidak boleh datang, karena bisa saja istidraj,” tambahnya.

Pengobatan yang menghubungkan keyakinan orang lain juga bisa jadi bahaya. Apabila sembuh karena pengobatan tersebut, sewaktu-waktu ia akan berubah keimanannya. 

Kesimpulannya, apabila seorang muslim berobat kepada orang nonmuslim yang memiliki keahlian tertentu dan tidak menghubungkan dengan keimanannya maka boleh-boleh saja. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI