CEK FAKTA: Habib Bahar Sewa Dokter Palsu untuk Rekayasa Hasil Visum Kasus Penembakan

Suara Linimasa

Selasa, 23 Mei 2023 | 15:49 WIB
CEK FAKTA: Habib Bahar Sewa Dokter Palsu untuk Rekayasa Hasil Visum Kasus Penembakan
Thumbnail video yang mengklaim bahwa Habib Bahar bin Smith menyewa dokter palsu untuk rekayasa hasil visum kasus penembakan. Cek fakta sebenarnya! (YouTube/SEPUTAR INDONESIA)

LINIMASA - Habib Bahar bin Smith menjadi buah bibir publik setelah mecuatnya diduga menjadi korban penembakan orang tak dikenal di Bogor belum lama ini. 

Terkini, beredar kabar yang menyebutkan bahwa Bahar Smith menyewa dokter palsu guna melakukan rekayasa terhadap hasil visum yang bakal dijadikan alat bukti oleh pihak kepolisian. 

Informasi tersebut disebar melalui sebuah unggahan video di kanal YouTube SEPUTAR INDONESIA pada 23 Mei 2023. Baru tayang enam jam lalu, video tersebut sudah ditonton sebanyak 66 ribu kali. 

"PALSUKAN HASIL VISUM BAHAR SMITH! DUA DOKTER YANG TANGANI BAHAR DI PERIKSA...." begitu judul unggahan video berdurasi 8 menit 5 detik tersebut. 

Thumbnail video memperlihatkan potret sebuah ruangan yang diisi beberapa orang. Terdapat juga beberapa orang mengenakan baju dinas pengadilan negeri. 

Adapula Habib Bahar yang tampak sedang berdiri didampingi oleh seorang pria berpakaian dinas pengadian negeri. 

"BREAKING NEWS, BAHAR SEWA DOKTER PALSU DUA DOKTER YANG TANGANI BAHAR SMITH DI PERIKSA," narasi yang ditulis dalam thumbnail video. 

Benarkah klaim tersebut? 

Penjelasan

baca juga

Berdasarkan penelusuran, klaim yang menyebutkan bahwa Habib Bahar bin Smith menyewa dokter palsu untuk merekayasa hasil visum merupakan informasi tidak akurat. 

Setelah ditonton, video tersebut hanya berisikan tentang polisi yang tengah melakukan pendalaman terhadap kasus penembakan orang tak dikenal dan Bahar Smith diduga menjadi korban. 

Tayangan video tersebut sama sekali tidak menampilkan bukti valid terkait klaim yang disebutkan dalam judul dan thumbnail video. 

Tidak ada bukti valid yang menyebutkan bahwa Bahar bin Smith menyewa dokter palsu seperti yang diklaim dalam judul video tersebut. 

Faktanya, poliis memeriksa dua dokter forensik terkait hasil visum Habib Bahar bin Smith agar bisa dijadikan sebagai alat bukti. 

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan Habib Bahar menyewa dokter palsu untuk merekayasa hasil visum merupakan berita sesat alias hoaks. 

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara Linimasa. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. 

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sasar Pelajar, Polisi Bongkar Jaringan Peredaran Obat-obatan Terlarang Senilai Rp600 Juta

Sasar Pelajar, Polisi Bongkar Jaringan Peredaran Obat-obatan Terlarang Senilai Rp600 Juta

Jogja | Selasa, 23 Mei 2023 | 13:25 WIB

Terancam Dipecat, Oknum Polisi di Medan Rampas Motor Warga Jalani Proses Hukum

Terancam Dipecat, Oknum Polisi di Medan Rampas Motor Warga Jalani Proses Hukum

Sumut | Selasa, 23 Mei 2023 | 12:36 WIB

Remaja di Bekasi Diduga Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Disangka Gangster Dipukuli hingga Kritis

Remaja di Bekasi Diduga Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Disangka Gangster Dipukuli hingga Kritis

Bekaci | Selasa, 23 Mei 2023 | 11:26 WIB

Terkini

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:14 WIB

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:03 WIB

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan!

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan!

Video | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:00 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Evakuasi Dramatis Pendaki 145 Kg di Gunung Gede Pangrango

Evakuasi Dramatis Pendaki 145 Kg di Gunung Gede Pangrango

Jabar | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:36 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

×