LINIMASA - Menjelang laga FIFA Matchday, pemain bintang Argentina, Lionel Messi dikabarkan bakal batal datang ke Indonesia.
Sontak hal tersebut membuat suporter Timnas kecewa hingga mengamuk. Lantaran pemain idola mereka tidak jadi datang ke tanah air.
Informasi ini terdapat dalam unggahan kanal YouTube Kilas Bola, dikutip pada Minggu (11/6/2023).
"Kabar Duka, Messi Batal Ke Indonesia Suporter Tanah Air Ngamuk Tak Karuan, Gegara Jurnalis Argentina," tulis judul video tersebut.
"SAYA TAK AKAN DATANG KE INDONESIA" SUPORTER NGAMUK MESSI BATAL KE INDO," bunyi keterangan thumbnail video.
Tampak ekspresi sedih Messi disertai potret jurnalis Argentina pada thumbnail video itu.
Lantas, bagaimana kebenaran informasi tersebut?
Setelah dilakukan penelusuran, tim cek fakta Linimasa Suara tidak menemukan bukti valid atas klaim yang menyebut Messi batal datang ke Indonesia.
Narator menyebutkan bahwa jurnalis asal Argentina menyatakan Messi tidak akan datang ke Indonesia dan hanya akan ikut bertanding melawan Australia dalam laga FIFA Matchday mendatang.
Kendati begitu, sang narator mengungkapkan bahwa hal tersebut masih kemungkinan atau peluang. Ditambah, tidak ada keterangan langsung dari Messi bahwa dirinya batal datang ke Indonesia.
Artinya, antara judul, isi video, beserta keterangan thumbnail video tidak sesuai atau bertolak belakang.
Hingga kini, video berdurasi 4 menit itu telah ditonton sebanyak 3,9 ribu kali tayangan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Messi batal datang ke Indonesia hingga membuat suporter Timnas mengamuk merupakan informasi keliru alias hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].