LINIMASA - Kehidupan pedangdut Iis Dahlia bersama keluarganya masih hangat menjadi sorotan netizen.
Ha itu bermula ketika Iis Dahlia mengunggah momen sungkeman di Hari Raya Idul Fitri 1444 H.
Suami Iis Dahlia, Satrio Dewandono kedapatan mencium bibir Salshadilla Juwita usai sungkeman.
Sontak ini menimbulkan beragam komentar dari netizen yang menilai hal tersebut kurang pantas dilakukan, mengingat Satrio Dewandono hanya ayah sambung Salshadilla.
Lalu baru-baru ini beredar narasi yang begitu menghebohkan, disebutkan bahwa Satrio Dewandono ngebet nikah usai Salshadilla Juwita pamer bagian ini.
Berita tersebut diunggah oleh akun YouTube Fakta artis pada Jumat (16/6/2023) dengan judul "Woow mengejutkan satrio ngebet nikah! Usai salsa pamer bagian ini,poligami akan segera berlangsung?".
Tidak dijelaskan Salshadilla pamer apa namun melihat gambar di thumbnail video memunculkan dugaan bahwa putri Iis Dahlia pamer bagian sensitif tubuhnya.
Thumbnail video memperlihatkan Satrio Dewandono tengah mencium pipi Salshadilla yang duduk di pangkuannya.
Lantas benarkah kabar tersebut?
Penjelasan
Setelah ditelurusuri linimasa.suara.com, klaim yang Satrio Dewandono ngebet nikah usai Salshadilla Juwita pamer bagian ini adalah salah.
Dalam video yang berdurasi 8 menit 18 detik itu, tidak ditemukan informasi yang sesuai dengan judul video dan keterangan thumbnail.
Narator hanya menyampaikan cerita hoaks terkait Satrio Dewandono sudah ngebet ingin poligami.
Namun, hingga akhir video diputar, tidak ditemukan penjelasan yang sesuai dengan klaim di atas dan tak ada klarifikasi langsung dari Iis Dahlia sekeluarga.
Bahkan foto dalam thumbnail video ternyata hanya hasil rekayasa saja.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan Satrio Dewandono ngebet nikah usai Salshadilla Juwita pamer bagian ini adalah hoaks alias keliru.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].