linimasa

Tips Menghindari Cedera saat Berhubungan Intim

Suara Linimasa Suara.Com
Sabtu, 24 Juni 2023 | 07:06 WIB
Tips Menghindari Cedera saat Berhubungan Intim
ilustrasi hubungan seks (freepik.com/freepik)

LINIMASA - Hubungan intim adalah bagian penting dalam kehidupan pasangan suami istri. Salah satu manfaat dari hubungan seks adalah menambah harmonis tali rumah tangga. 

Namun, penting juga untuk melakukannya dengan berhati-hati agar terhindar dari cedera yang dapat mengganggu kehidupan seksual dan kesehatan secara keseluruhan.

Melansir laman Insider, berikut adalah beberapa cedera paling umum yang dapat terjadi selama hubungan intim dan bagaimana menghindarinya:

Otot Ketarik 

Ketika berhubungan intim, tubuh suami dan istri sama-sama menggunakan otot-otot mereka dan dapat menyebabkan otot ketarik, terutama di bagian panggul. Untuk mencegah hal ini, disarankan untuk melakukan pemanasan atau peregangan tubuh terlebih dahulu sebelum berhubungan intim. 

Pemanasan ini akan membantu mengurangi risiko otot yang terkencang atau ketarik. Alhasil penting bagi Anda untuk melakukan foreplay sebelum senggama dengan pasangan. 

Vagina robek

Vagina wanita memiliki lapisan-lapisan yang rentan terhadap kerobekan saat berhubungan intim. Untuk menghindari robekan, pastikan terdapat pelumasan yang cukup sebelum melakukan penetrasi. Pelumasan yang cukup akan mengurangi gesekan dan mencegah robekan pada vagina.

Cedera Tulang atau Sendi 

Baca Juga: Syahrini Keciduk Edit Foto Pegang Tangan Reino Barack, Tanda Rumah Tangga di Ujung Tanduk?

Hubungan seksual yang terlalu aktif dapat menyebabkan cedera patah tulang atau keseleo sendi. Untuk menghindari hal ini, perhatikan lingkungan sekitar saat berhubungan intim dan hindari jatuh atau terpeleset.

Tegangnya Panggul 

Ketegangan pada dasar panggul selama berhubungan intim dapat berdampak negatif pada organ dalam. Pastikan ada cukup pelumasan dan coba untuk mengurangi tekanan pada otot-otot panggul. Relaksasi adalah kunci untuk menjaga panggul tetap sehat dan menghindari cedera.

Penis Patah 

Penis patah adalah cedera yang terjadi saat penis sedang ereksi dan terjadi tekanan yang tidak wajar. Untuk menghindari hal ini, penting untuk mengurangi intensitas saat berhubungan seksual.

Jika ada ketidaknyamanan atau risiko mengenai bagian tubuh yang salah, segera ubah posisi untuk menghindari cedera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI