Meningkatkan kesehatan tulang
Bawang putih mengandung senyawa seperti dialil disulfida yang dapat membantu meningkatkan kesehatan tulang. Senyawa ini telah dikaitkan dengan peningkatan kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis pada wanita menopause.
Selain itu, bawang putih juga mengandung selenium, mineral yang penting untuk kesehatan tulang.
Turunkan risiko kanker
Bawang putih telah diteliti karena potensinya dalam melawan beberapa jenis kanker. Senyawa-senyawa dalam bawang putih dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker dan melindungi sel-sel sehat dari kerusakan.
Meskipun penelitian masih berlangsung, ada bukti bahwa konsumsi bawang putih dapat membantu mengurangi risiko kanker usus besar, lambung, dan paru-paru.
Meningkatkan fungsi otak
Beberapa studi menunjukkan bahwa bawang putih dapat memiliki efek positif pada fungsi otak dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti demensia dan Alzheimer.
Senyawa allicin dalam bawang putih dapat membantu melindungi sel-sel otak dari kerusakan oksidatif dan peradangan.
Baca Juga: Syahrini Keciduk Edit Foto Pegang Tangan Reino Barack, Tanda Rumah Tangga di Ujung Tanduk?
Penting untuk diingat bahwa manfaat bawang putih ini lebih efektif ketika dikonsumsi dalam bentuk segar atau mentah.
Saat memasak bawang putih, sebaiknya gunakan potongan-potongan besar dan biarkan selama beberapa menit sebelum dimasak untuk memaksimalkan manfaat kesehatannya.
Namun, bawang putih juga dapat menyebabkan efek samping seperti gangguan pencernaan atau reaksi alergi pada beberapa orang.
Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi bawang putih sebagai suplemen.
Secara keseluruhan, bawang putih adalah bahan alami yang memiliki banyak manfaat kesehatan yang terbukti secara ilmiah. Dengan mengonsumsinya secara teratur dan seimbang, Anda dapat menikmati manfaat kesehatan yang beragam dan mendukung gaya hidup yang lebih sehat.