Gibran vs Panda: Dari Anak Ingusan hingga Singgung Dinasti Politik Jokowi

Suara Linimasa

Jum'at, 30 Juni 2023 | 11:37 WIB
Gibran vs Panda: Dari Anak Ingusan hingga Singgung Dinasti Politik Jokowi
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka [Suara.com/Alfian Winanto] - Politikus senior PDIP Panda Nababan (Suara.com/Novian) (Suara.com/Alfian Winanto)

LINIMASA - Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Panda Nababan, baru-baru ini menarik perhatian publik dengan pernyataan kontroversialnya tentang Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. 

Ia menyebut Gibran sebagai anak ingusan yang belum pantas maju dalam Pilpres 2024. Meskipun pernyataan ini menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat, Gibran menanggapinya dengan sikap santai, mengaku kalau dirinya akan terus belajar dalam dunia politik.
"Gibran anak ingusan kok, gimana? Nanti anak itu besar kepala, masih belajar dulu lah," ujar Panda dalam sebuah diskusi pada Senin (26/6/2023).

Pernyataan yang dilontarkan oleh Panda Nababan mencerminkan pandangannya tentang kualifikasi politik Gibran. Ia berpendapat bahwa putra sulung Presiden Jokowi ini masih perlu belajar banyak sebelum memasuki kancah politik nasional. 

Menyinggung isu dinasti politik, Panda menganggap Gibran harus melewati proses panjang, serupa dengan yang dialami oleh ayahnya. Ia juga menyarankan agar Gibran lebih sering berinteraksi dengan rakyat, mirip dengan apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi. 

"Dia butuh proses seperti bapaknya, panjang. Nggak langsung ujug-ujug kayak gitu, kayak dinasti aja," katanya.

Di samping itu, Panda tidak setuju dengan wacana Gibran maju sebagai calon wakil presiden, yang sedang ramai diberitakan.

Respon Gibran terhadap pernyataan tersebut menunjukkan kedewasaan dan sikap terbuka. Gibran mengucapkan terima kasih atas masukan dari senior partai, termasuk masukan dari Panda Nababan.
 
"Ya terima kasih untuk masukannya dari para senior partai. Saya memang perlu banyak belajar seperti yang dikatakan Pak Panda selaku senior partai," kata Gibran pada Kamis (29/6/2023).

Ia mengakui bahwa sebagai politikus muda, masih banyak hal yang perlu dipelajarinya, sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Panda. 

Gibran menunjukkan sikap rendah hati dan tidak meminta Panda untuk datang ke Solo hanya untuk membahas masalah ini, karena menurutnya, masukan tersebut sudah menjadi bagian dari pembelajaran politiknya.

baca juga

Nggak usah lah (datang ke Solo). Nggak boleh perintah ke senior. Pokoknya makasih masukannya, terutama senior partai," ujar Gibran.

Namun, pernyataan Panda Nababan juga mendapatkan tanggapan dari pihak lain yang tidak sependapat. Ketua Umum DPN Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina, membela Gibran dari tuduhan sebagai "anak ingusan" dan tidak pantas maju dalam Pilpres 2024. 

Silfester menganggap pernyataan Panda sebagai tindakan yang sombong dan merendahkan. Ia menyoroti prestasi Gibran dalam mendirikan dan mengembangkan berbagai bisnis, kemampuannya sebagai kepala keluarga yang baik, serta kepemimpinannya dalam memajukan Kota Solo dengan kebijakan-kebijakan yang baik dan kerja kerasnya. 

"Pernyataan Bang Panda Nababan itu menunjukkan arogansi dan merendahkan Gibran yang selama ini dikenal berhasil mendirikan dan mengembangkan berbagai bisnis, mampu menjadi kepala keluarga dengan baik, dan mampu memimpin ratusan ribu warga Solo dengan berbagai kebijakan dan kerja keras untuk kemajuan Kota Solo," kata Silfester dalam keterangannya pada Kamis (29/6/2023).

Menurut Silfester, sebagai seorang senior, Panda seharusnya memberikan bimbingan daripada melecehkan dan merendahkan.

Selain itu, Silfester menyoroti karakter politik yang cemerlang dan prestasi yang dimiliki oleh Gibran. Ia juga mengingatkan akan kasus korupsi yang melibatkan Panda Nababan. Silfester berpendapat bahwa Gibran adalah seorang pemimpin muda yang patut dihormati dan memiliki karier politik yang cemerlang. 

Ia menyayangkan sikap Panda yang lebih membanggakan prestasinya sebagai koruptor, yang telah menyebabkan penderitaan bagi jutaan rakyat Indonesia.

"Gibran sosok anak muda yang karier politiknya cemerlang, disegani berkarakter dan punya prestasi. Harusnya Bang Panda kader senior partai bangga bukan malah melecehkan dengan sebutan anak ingusan," tutur Silfester.

"Tapi cara berpikir dan kelakuan Panda memang beda, Panda Nababan malah lebih bangga dikenal punya prestasi jadi koruptor yang menyusahkan jutaan rakyat Indonesia," 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Profil Panda Nababan: Politikus Senior PDIP Sebut Gibran Anak Ingusan, Pernah Terjerat Kasus Suap

Profil Panda Nababan: Politikus Senior PDIP Sebut Gibran Anak Ingusan, Pernah Terjerat Kasus Suap

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 11:06 WIB

Survei SMRC: Erick Thohir dan Sandiaga 'Sikut-sikutan' Jadi Cawapres Paling Baik untuk Ganjar di Pilpres 2024

Survei SMRC: Erick Thohir dan Sandiaga 'Sikut-sikutan' Jadi Cawapres Paling Baik untuk Ganjar di Pilpres 2024

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 10:57 WIB

Rekam Jejak Panda Nababan 30 Tahun di PDIP, Tega Sebut Gibran Anak Ingusan

Rekam Jejak Panda Nababan 30 Tahun di PDIP, Tega Sebut Gibran Anak Ingusan

News | Jum'at, 30 Juni 2023 | 10:56 WIB

Terkini

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×