LINIMASA - Kabar mengejutkan baru saja muncul, terkait Dewi Perssik menggandeng Hotman Paris hingga membuat Pak RT ketar-ketir lalu minta maaf.
Diketahui, permasalahan DP dengan Pak RT ini bermula dari masalah pembagian sapi kurban Idul Adha tahun ini.
Informasi tersebut terdapat dalam unggahan kanal YouTube Zdravo Zajedno pada Jumat (30/6/2023).
"GANDENG HOTMAN PARIS, DEWI PERSSIK LAPORKAN PAK RT KE POLISI, LANGSUNG CIUT KARENA TERBUKTI BERSALAH," tulis judul video.
"DEWI PERSIK GANDENG HOTMAN PARIS, PAK RT LANGSUNG MINTA MAAF. PAK RT AKUI SALAH SETELAH DIUSIR WARGA SETEMPAT," bunyi keterangan thumbnail video.
Bagimana kebenaran klaim video tersebut?
Setelah ditelusuri, tim cek fakta Linimasa Suara tidak menemukan bukti valid atas klaim yang menyebut Dewi Perssik alias DP menggandeng Hotman Paris demi menyelesaikan masalahnya dengan Pak RT.
Narator hanya menyampaikan terkait DP yang menggelar mediasi dengan Pak RT di lingkungan tempat tinggalnya ihwal sapi kurban.
Baca Juga: Disebut Palak Dewi Perssik Rp100 Juta soal Sapi Kurban, Pak RT Ketawa dan Bilang...
Hingga akhir video, tidak ada penjelasan sedikitpun soal DP menggandeng Hotman Paris sebagai pengacara kondang untuk menyelesaikan masalah ini.
Artinya, isi video sangat bertolak belakang dengan judul beserta keterangan thumbnail video tersebut. Sehingga kebenaran dalam informasi ini tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Potret Hotman Paris, DP, dan Pak RT dalam sampul thumbnail hanyalah hasil editan belaka. Guna memobilisasi publik untuk menyaksikan tayangan ini.
Sampai saat ini video berdurasi 9 menit 29 detik itu telah ditonton sebanyak 1,4 ribu kali tayangan.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Dewi Perssik menggandeng Hotman Paris hingga membuat Pak RT ketar-ketir dan minta maaf merupakan informasi keliru alias hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].