LINIMASA - Pelatih Timnas U-17, Bima Sakti dikabarkan bakal merekrut pemain muda Belanda, Silvano Vos sebagai salah satu pemain diaspora Timnas Indonesia.
Disebutkan bahwa Silvano Vos siap menjadi pemain diaspora dan membela Timnas Indonesia di ajang Piala Dunia U-17.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube ARP melalui sebuah unggahan video berdurasi empat menit tiga detik pada Jumat (18/8/2023).
"SEMOGA TIDAK DI CORET LAGI! PROFIL SILVANO GOS PEMAIN DIASPORA SIAP BELA TIMNAS INDONESIA U-17!" judul unggahan video itu.
Thumbnail memperlihatkan pemain Ajax Amsterdam tersebut tampak sedang melakukan selebrasi disandingkan dengan foto Frank Wormuth, pelatih pendamping Timnas U-17 Indonesia.
Ketua Umum PSSI full senyum, Frank Worhmuth temukan pemain diaspora kelahiran Belanda," narasi dalam thumbnail video.
Lantas, benarkah klaim tersebut?
Berdasarkan penelusuran tidak ditemukan adanya informasi akurat ataupun bukti valid yang menyebutkan bahwa Silvano Vos berkeinginan menjadi pemain diaspora Timnas U-17 Indonesia.
Baca Juga: Cek Fakta: Arya Saloka dan Amanda Manopo Makin Romantis dalam Proyek Film Baru
Narator dalam video hanya membahas tentang rencana Bima Sakti yang meminta bantuan Frank Wormuth untuk mengumpulkan pemain diaspora dan bakal melakukan seleksi untuk memperkuat Timnas U-17.
Narator pun menyebutkan bahwa Silvano Vos merupakan salah satu pemain diaspora yang menjadi bidikan Timnas Indonesia. Faktanya, tidak ada informasi akurat yang mengabarkan bahwa Bima Sakti ataupun Frank Wormuth membidik pemain berusia 18 tahun tersebut.
Selain itu, narator pun tidak menyinggung terkait pemain keturunan Suriname tersebut mengaku ingin memperkuat Timnas U-17 Indonesia.
Tidak ada kesesuaian antara klaim yang disebutkan dalam judul dengan bahasan yang disampaikan di dalam isi video oleh narator.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa unggahan video kanal YouTube ARP berjudul "SEMOGA TIDAK DI CORET LAGI! PROFIL SILVANO GOS PEMAIN DIASPORA SIAP BELA TIMNAS INDONESIA U-17!" merupakan kabar menyesatkan alias hoaks.