linimasa

Anak Muda Jangan Dikit-Dikit PayLater, Bisa Dipersulit Ajuin KPR lho

Suara Linimasa Suara.Com
Sabtu, 19 Agustus 2023 | 13:01 WIB
Anak Muda Jangan Dikit-Dikit PayLater, Bisa Dipersulit Ajuin KPR lho
Ilustrasi Shopee Paylater

LINIMASA - Di era digital ini, banyak inovasi dalam sistem pembayaran yang memudahkan transaksi, salah satunya adalah layanan "beli nanti bayar sekarang" atau PayLater

Namun, penting bagi para anak muda untuk memahami dampak dari penggunaan layanan ini secara berlebihan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peringatan penting tentang dampak negatif yang bisa muncul di masa depan akibat sering menggunakan PayLater.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa paylater telah masuk dalam sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) atau BI Checking. Hal ini berarti bahwa tunggakan dalam layanan PayLater dapat berdampak pada skor kredit seseorang.

"PayLater ini sudah nyata banget. Beberapa bank kemarin mengeluhkan ke kami, ini anak-anak muda banyak yang harusnya ngajuin KPR rumah pertama, tapi nggak bisa karena ada utang di PayLater," ujar Friderica melansir Suara.com.

Salah satu dampak yang muncul adalah kesulitan dalam mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Skor kredit yang buruk akibat tunggakan PayLater bisa menjadi hambatan saat ingin memiliki rumah melalui KPR.

Waspada Gunakan PayLater

Friderica mengingatkan para anak muda untuk tidak menganggap remeh utang PayLater, meskipun jumlahnya hanya ratusan ribu rupiah. Selain itu, penting untuk menggunakan layanan ini dengan bijak dan hanya untuk keperluan produktif.

Dalam beberapa kasus, utang PayLater dalam jumlah kecil seperti Rp 300 ribu atau Rp 400 ribu bisa berdampak buruk pada credit score. Kondisi ini semakin memburuk jika pembayaran utang tidak dilakukan tepat waktu, dan bisa berujung pada kesulitan komunikasi dengan pihak yang berwenang untuk menyelesaikan utang.

"Itu kadang Rp 300 ribu, Rp 400 ribu (utang PayLater), tapi kemudian jelek kan credit score-nya. Terus kemudian mereka kadang mau melunasi itunya sudah tutup kadang-kadang, jadi masih gantung, mau dihubungi susah dan lain-lain. Jadi mesti hati-hati, itu nyata di sekitar kita," kata dia.

Baca Juga: Cek Fakta: Arya Saloka dan Amanda Manopo Makin Romantis dalam Proyek Film Baru

Perlindungan Konsumen melalui OJK

OJK telah menerima sejumlah pengaduan terkait layanan keuangan, termasuk PayLter. Total pengaduan mencapai 12.175, yang mencakup berbagai sektor seperti perbankan, financial technology (fintech), perusahaan pembiayaan, asuransi, pasar modal, dan lainnya.

Walhasil, penting bagi generasi muda untuk mengambil tindakan bijak dalam menggunakan layanan PayLater. Memahami konsekuensi dari utang dan mengelola keuangan dengan baik adalah langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga kesehatan finansial dan menghindari dampak negatif di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI