Hampir setiap orang mungkin pernah mengalami masalah tumit pecah-pecah atau bagian tumit seperti retak. Kondisi ini memang dapat menimbulkan ketidaknyamanan, selain juga dapat mengurangi penampilan kaki.
Tumit pecah-pecah atau yang dikenal sebagai fisura, memang menjadi masalah umum pada kaki orang dewasa maupun anak-anak. Bagi sebagian orang, tumit pecah-pecah mungkin bukan menjadi sebuah masalah yang serius. Namun dalam beberapa kasus, tumit pecah-pecah juga dapat menyebabkan rasa sakit saat berdiri dan berjalan.
Seperti ditulis Suara.com yang mengutip laman Prevention, ada beberapa penyebab utama tumit pecah-pecah. Di antaranya seperti berdiri terlalu lama di lantai yang keras, mengenakan sandal dengan punggung terbuka, kapalan, obesitas, psoriasis, hingga eksim.
Lantas, bagaimana cara mengatasi tumit pecah-pecah? Ada beberapa cara yang bisa dilakukan sendiri di rumah agar kaki kembali terasa nyaman, tidak sakit, apalagi sampai menyebabkan pendarahan. Simak ulasannya berikut ini.
1. Merendam kaki secara rutin
Cara pertama untuk mengatasi tumit pecah-pecah adalah dengan merendam kaki secara rutin. Anda dapat merendam kaki secara rutin setiap satu minggu sekali. Selain itu, tambahkan perasan lemon untuk membantu menyingkirkan sel-sel kulit kering. Rendam selama 10 menit dan gosok kaki dengan lembut.
2. Menggosok kaki dengan batu apung
Anda juga dapat menggunakan batu apung untuk mengatasi tumit pecah-pecah. Caranya dengan menggosok pada area tumit yang pecah-pecah. Lakukan secara rutin untuk menghaluskan kulit yang kasar akibat kapalan.
Namun, khusus penderita diabetes dan neuropati, dilarang untuk menggunakan batu apung ini karena dapat menyebabkan infeksi. Untuk Anda yang punya masalah ini, sebaiknya hubungi dokter untuk perawatan lebih lanjut.
Baca Juga: Yoga Nidra, Cocok untuk Kalangan Pekerja, Efektif Kurangi Gangguan Tidur dan Stres
3. Menggunakan minyak kelapa
Minyak kelapa biasanya disarankan digunakan untuk kondisi kulit kering, eksim dan psoriasis. Minyak kelapa ternyata juga efektif digunakan untuk tumit pecah-pecah. Caranya adalah dengan menggunakan minyak kelapa setelah merendam kaki.
4. Menggunakan pelembab
Seperti ditulis Mayo Clinic, pelembab yang mengandung zat pelembut kulit seperti asam salisilat, asam alfa hidroksi, urea, juga dapat membantu menghilangkan kulit mati. Anda dapat mencari pelembab yang mengandung eucerin dan cetaphil. Sebagai pilihan, Anda dapat menggunakan pelembab petroleum jelly.
Gunakan pelembab pada siang dan malam hari. Setelah mengoleskan pelembab, kenakan kaus kaki yang nyaman, agar pelembab dapat menyerap dengan baik.
5. Menggunakan kaus kaki katun saat tidur
Mengenakan kaus kaki katun juga dapat membantu agar tumit kaki tidak pecah-pecah. Kaus kaki selain dapat menjaga kelembaban kaki, juga dapat mencegah sprei ternoda.
Nah, demikianlah 5 cara untuk mengatasi tumit pecah-pecah yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah. Selamat mencoba!