suara mereka

Bolehkah Puasa Tapi Belum Mandi Wajib? Ini Penjelasan Lengkapnya

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:35 WIB
Bolehkah Puasa Tapi Belum Mandi Wajib? Ini Penjelasan Lengkapnya
bolehkah puasa tapi belum mandi wajib ? (pexels)

Suara.com - Saat bulan Ramadan, bangun tidur dalam keadaan junub menjelang azan Subuh sering kali membuat bingung, apalagi ketika waktu terasa begitu sempit untuk segera mandi. Lantas, bolehkah puasa tapi belum mandi wajib?

Pertanyaan ini sering muncul setiap bulan Ramadhan. Tidak sedikit yang terburu-buru mandi sebelum azan Subuh karena takut puasanya tidak diterima. Padahal, dalam Islam, ada penjelasan yang sangat jelas terkait hal ini.

Agar ibadah lebih tenang, penting untuk memahami apakah boleh seseorang berpuasa walaupun belum mandi wajib. Simak penjelasan lengkapnya seperti dikutip dari NU Online dan sumber lainnya berikut ini.

Hukum Puasa dalam Keadaan Junub

Secara tegas, puasa tetap sah meskipun seseorang belum mandi wajib hingga waktu Subuh tiba, selama ia sudah berniat puasa di malam hari.

Dasarnya terdapat dalam Al-Qur’an, tepatnya QS. Al-Baqarah ayat 187.

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ ۗ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَخْتَانُونَ أَنفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنكُمْ ۖ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ...

Artinya:

Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka adalah pakaian bagimu dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkan kamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam...

Ayat ini menjadi dasar bahwa hubungan suami istri diperbolehkan hingga terbit fajar. Karena itu, seseorang bisa saja memasuki waktu Subuh dalam keadaan junub, dan hal tersebut tidak membatalkan puasanya.

Baca Juga: 7 Skincare Wardah agar Wajah Tetap Cerah dan Glowing saat Puasa

Penjelasan ini diperkuat oleh hadis riwayat Aisyah dan Ummu Salamah, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah memasuki waktu Subuh dalam keadaan junub karena berjima’, kemudian beliau mandi dan tetap melanjutkan puasanya.

Bahkan dalam riwayat lain ditegaskan bahwa beliau tidak mengqadha puasa tersebut, yang berarti puasanya sah tanpa kekurangan sedikit pun.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa hadas besar bukanlah syarat sah puasa, melainkan syarat sah shalat. Jadi, jika seseorang bangun dalam keadaan junub saat Subuh, puasanya tetap sah dan bisa dilanjutkan.

Yang membatalkan puasa adalah melakukan hubungan suami istri di siang hari saat sedang berpuasa, bukan karena masih dalam keadaan junub ketika fajar tiba.

Kapan Waktu Mandi Wajib yang Benar?

Meskipun puasa tetap sah, mandi wajib tetap harus dilakukan. Jika junub terjadi sebelum fajar, maka seseorang boleh mandi setelah Subuh dan puasanya tetap sah.

Namun, ia wajib segera mandi sebelum melaksanakan shalat Subuh, karena shalat tidak sah jika masih dalam keadaan hadas besar.

Jika seseorang sengaja menunda mandi hingga waktu Subuh habis dan akhirnya tidak melaksanakan shalat tepat waktu, maka puasanya tetap sah, tetapi ia berdosa karena meninggalkan kewajiban shalat.

Jika seseorang tertidur hingga matahari terbit, ia tetap wajib mandi ketika bangun, mengqadha shalat Subuh yang terlewat, dan melanjutkan puasanya sampai Maghrib. Puasanya tidak batal dan tidak perlu diganti di hari lain.

Kesimpulannya, mandi wajib tidak menentukan sah atau tidaknya puasa, tetapi sangat menentukan sah atau tidaknya shalat.

Meski demikian, para ulama menganjurkan agar mandi dilakukan sebelum Subuh jika memungkinkan, agar ibadah dijalani dalam keadaan suci dan lebih tenang.

Niat dan Tata Cara Mandi Wajib

Agar mandi wajib sah, ada beberapa rukun yang harus dipenuhi, yaitu:

  • Berniat mengangkat hadas besar
  • Menghilangkan najis yang menempel di tubuh
  • Meratakan air ke seluruh tubuh tanpa ada bagian yang terlewat

Niat mandi wajib cukup di dalam hati saat pertama kali air disiramkan ke tubuh. Jika ingin melafalkannya, berikut bacaan yang umum digunakan:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhan lillahi ta'ala.

Artinya: Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah Ta'ala.

Adapun tata cara mandi wajib yang dianjurkan sesuai sunnah adalah sebagai berikut:

  • Membaca niat saat air pertama kali menyentuh tubuh
  • Mencuci kedua telapak tangan sebanyak tiga kali
  • Membersihkan kemaluan dan bagian tubuh yang terkena najis dengan tangan kiri
  • Berwudhu seperti wudhu untuk shalat
  • Menyiram kepala sebanyak tiga kali hingga air sampai ke akar rambut dan kulit kepala. Jika rambut tebal, sela-sela dengan jari agar air benar-benar merata
  • Mengguyur seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan lalu kiri
  • Memastikan tidak ada bagian tubuh yang kering, termasuk lipatan kulit, sela jari, pusar, dan belakang telinga

Demikianlah penjelasan terkait bolehkah puasa tapi belum mandi wajib. Dengan memahami hukum dan tata cara yang benar, kini tidak perlu lagi bingung ketika menghadapi kondisi junub saat Ramadhan. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI