Eksperimen pelatih Persija memainkan Jordi Amat sebagai gelandang bertahan memberikan opsi taktis baru bagi John Herdman untuk memaksimalkan skuad Timnas Indonesia.
Posisi baru ini menjadi solusi atas menumpuknya stok bek tengah berkualitas di skuad Garuda seperti Jay Idzes, Kevin Diks, dan Justin Hubner.
Jordi Amat mengaku nyaman dan berhasil menjadi pemain terbaik saat menjalani peran gelandang bertahan dalam kemenangan Persija atas Bali United.
Suara.com - Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, mendapatkan inspirasi taktik segar dari kompetisi domestik untuk meracik komposisi terbaik skuad Garuda.
Eksperimen berani yang dilakukan pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, terhadap posisi bermain Jordi Amat bisa menjadi opsi brilian bagi Herdman di masa depan.
Perubahan peran Jordi Amat di level klub membuka peluang baru untuk memaksimalkan potensi sang pemain tanpa harus mengorbankan bek tangguh lainnya di tim nasional.
Sebagaimana diketahui, persaingan di sektor bek tengah Timnas Indonesia saat ini sangat ketat dengan hadirnya nama-nama besar seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Justin Hubner.
Menumpuknya stok pemain belakang berkualitas tersebut membuat posisi Jordi Amat sebagai starter di jantung pertahanan tidak lagi mendapat jaminan mutlak.
![Hasil Super League 2025: Persija Menang Besar atas Bhayangkara FC, Jordi Amat Cetak Gol [Instagram Persija]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/29/88630-jordi-amat.jpg)
Namun, Mauricio Souza memberikan solusi taktis dengan menempatkan Jordi Amat sebagai gelandang bertahan saat Persija menang 1-0 atas Bali United akhir pekan lalu.
Langkah taktis pelatih asal Brasil tersebut terbukti efektif dan bisa diadopsi oleh John Herdman untuk mengakomodasi seluruh talenta terbaiknya dalam satu lapangan.
Jordi Amat sendiri mengaku sangat menikmati peran barunya sebagai penyeimbang lini tengah dan merasa nyaman bermain di posisi tersebut.
"Sangat senang, sangat senang membantu, dan saya harap kemenangan yang lain akan datang," kata Jordi dikutip dari laman I.League, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga: 3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Kualitas pemain kelahiran Spanyol itu di posisi nomor enam terbukti nyata setelah ia dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga kontra Serdadu Tridatu.
Meski menjadi bintang lapangan, Jordi tetap merendah dan menyebut performa apiknya tidak lepas dari kontribusi dan kerja keras seluruh rekan setimnya.
Peran sebagai gelandang jangkar ini ternyata bukan kali pertama dilakoni Jordi, karena sebelumnya ia juga dimainkan di posisi serupa saat Persija menghadapi Madura United.
Konsistensi permainan Jordi di posisi baru ini tentu menjadi data berharga bagi John Herdman dalam menyusun strategi Timnas Indonesia menghadapi agenda internasional.
Opsi memainkan Jordi sebagai gelandang bertahan membuat Herdman tidak perlu pusing mencadangkan bek elit seperti Elkan Baggott atau Jay Idzes.
Jordi berharap penampilan positifnya kembali berlanjut saat Macan Kemayoran menjamu PSM Makassar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat malam nanti.