Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

Pertama di Dunia! Perusahaan Ini Bayar Dividen Pakai Emas Kripto

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:37 WIB
Pertama di Dunia! Perusahaan Ini Bayar Dividen Pakai Emas Kripto
Perusahaan royalti emas asal Kanada, Elemental Royalty Corporation (ELE), resmi mengukir sejarah di industri pertambangan global. [Pexels]
baca 10 detik
  • Elemental Royalty jadi pionir bayar dividen pakai emas kripto XAUT.
  • Kolaborasi strategis dengan Tether sebagai pemegang saham utama ELE.
  • Kapitalisasi emas tokenisasi global tembus USD 5 miliar, kian diminati.

Suara.com - Perusahaan royalti emas asal Kanada, Elemental Royalty Corporation (ELE), resmi mengukir sejarah di industri pertambangan global. ELE menjadi perusahaan publik pertama di dunia yang menawarkan opsi pembayaran dividen dalam bentuk emas digital berbasis blockchain atau emas kripto.

Dalam keterangan resminya, Rabu (18/2/2026), manajemen Elemental menyatakan bahwa pemegang saham kini memiliki kebebasan memilih. Dividen tidak lagi melulu soal uang tunai (fiat), melainkan bisa diterima dalam bentuk Tether Gold (XAUT).

"Pemegang saham yang memilih opsi ini akan menerima dividen dalam bentuk XAUT, token yang nilainya terhubung langsung dengan harga emas dan memberikan tambahan fleksibilitas penyelesaian secara digital," tulis pernyataan resmi Elemental Royalty, dikutip dari Coindesk.

Langkah revolusioner ini tidak lepas dari peran raksasa kripto, Tether. Tahun lalu, Tether secara agresif mencaplok sekitar sepertiga saham Elemental. Kini, kolaborasi tersebut naik kelas dari sekadar investasi menjadi integrasi produk dalam kebijakan finansial perusahaan.

CEO Tether, Paolo Ardoino, menegaskan bahwa emas adalah penyimpan nilai (store of value) paling tepercaya. Namun, mendistribusikannya dalam model keuangan modern sering kali terbentur kendala teknis.

“Penggunaan XAUT untuk dividen sepenuhnya mengubah dinamika tersebut. Ini menandai langkah besar bagi industri emas dan menunjukkan bagaimana aset tokenisasi membuka model keuangan baru yang sebelumnya sulit dijangkau," ujar Ardoino melalui laman resmi tether.io.

Pasar emas ter-tokenisasi memang sedang berada di atas angin. Saat ini, total kapitalisasi pasar emas berbasis blockchain telah menembus angka USD 5 miliar. XAUT tercatat sebagai pemimpin pasar, baik dari sisi volume perdagangan maupun suplai yang beredar.

Keputusan Elemental ini dinilai sangat strategis untuk menggaet investor ritel yang menginginkan eksposur emas tanpa kerumitan fisik atau birokrasi kustodian tradisional. Dengan kebijakan ini, Elemental resmi membuka babak baru konvergensi antara industri pertambangan konvensional dan teknologi masa depan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bumi Resources Minerals Buka Suara Lahan Tambang Emas di Segel Satgas PKH

Bumi Resources Minerals Buka Suara Lahan Tambang Emas di Segel Satgas PKH

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 11:33 WIB

Emas Dunia Terkoreksi Tajam, Ini Penyebabnya

Emas Dunia Terkoreksi Tajam, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:12 WIB

Harga Emas Dunia Bergerak Fluktuatif, Nilainya Tembus Rp3 Juta per Gram

Harga Emas Dunia Bergerak Fluktuatif, Nilainya Tembus Rp3 Juta per Gram

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 07:52 WIB

Terkini

Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang

Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 05:30 WIB

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

×