Beredar di media sosial, video dengan klaim yang menyebut Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri membubarkan Dewan Kolonel yang merupakan kelompok loyalis dan pendukung Puan Maharani sebagai calon presiden.
Dalam video ini, juga dinarasikan jika Megawati mengusir Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tersebut.
Video ini diunggah oleh akun Facebook Teramat belum lama ini.
Dalam unggahannya, akun Facebook ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Puan Maharani Diusir Paksa, Megawati Bubarkan Dewan Kolonel Bentukan Koleganya!"
Pada bagian thumbnail video, tampak sosok Megawati yang disandingkan dengan Puan Maharani di sisi sebelah kirinya. Sedangkan di sebelah kanan Megawati, terlihat sosok Ganjar Pranowo.
Hingga kini, unggahan ini telah mendapatkan sejumlah 2,7 ribu suka dan 1,4 ribu komentar dari warganet.
Melalui kolom komentar, dapat dilihat bahwa tak sedikit warganet yang mempercayai klaim yang ditulis oleh akun Facebook ini.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: Satu Rumah di Lembang Bandung Barat Rusak Berat Diterjang Longsor
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, klaim yang ditulis oleh akun Facebook Teramat ini dapat dipastikan sebagai narasi hoaks.
Dalam video berdurasi 10 menit 35 detik ini tidak disebutkan narasi mengenai Dewan Kolonel yang dibubarkan oleh Megawati.
Terkait Puan Maharani yang diusir oleh Ketua Umum PDI Perjuangan juga tidak dijelaskan dalam video ini.
Video ini justru berisi mengenai agenda Rakernas II PDI Perjuangan yang dilaksanakan pada 21-23 Juni 2022 lalu.
Kembali lagi soal Dewan Kolonel, jika ditilik melalui google, belum ada pemberitaan mengenai pembubaran Dewan Kolonel.