Nama Sophie Corcoran sempat menjadi sorotan publik bahkan menjadi trending twitter. Hal itu karena cuitannya yang dianggap menghina kain batik yang dikenakan para pemimpin negara di perhelatan KTT G20 2022.
Cuitannya itu sontak memancing amarah para warganet asal Indonesia. Pasalnya ia menuliskan kalimat yang nadanya meledek menurut para warganet Indonesia.
Huru-hara Sophie Corcoran malah momentumnya dimanfaatkan oleh Kementerian PUPR. Kementerian PUPR membagikan utas edukasi mengenai corcoran.
Mulanya isi cuitan itu memberitahukan mengenai makna kata 'corcoran' menurut KBBI. Setelah itu dijelaskan juga tentang kegiatan pengecoran.
Selain itu, utas yang ditulis oleh Kementerian PUPR juga menjelaskan mengenai kelebihan tentang corcoran itu. Bahkan, mereka juga menjelaskan tentang berbagai jenis corcoran.
Setelah selesai menjelaskan utas edukasi mengenai corcoran, Kementerian PUPR juga mempersilahkan warga Twitter untuk ikut berbagi ilmu mengenai corcoran ini.
Alih-alih membahas corcoran yang dimaksud Kementerian PUPR, warganet pun malah membahas Sophie Corcoran yang masih ramai diperbincangkan masyarakat tanah air.
Unggahan utas itu lantas mendapat banyak tanggapan dari warganet. Beragam tanggapan pun terlontar dari utas itu.
"Miminya pasti nyindir si corcoran yang centang biru," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Kematian Misterius Prajurit TNI di Jayapura, Mayat Ditemukan Tukang Ojek di Kolong Jembatan
"Definisi cara julid yang diperbolehkan," ujar warganet lain.
"Bisa aja nih adminnya memanfaat momen yang lagi ramai, gara-gara Sophie Corcoran sih ini," imbuh warganet di kolom komentar.
Warganet juga ada yang menambahkan komentar seperti ini. "Menteri sama admin Kementerian PUPR emang sama-sama gokil,"