- Mikael Silvestre mengusulkan sanksi bagi pemain yang menutup mulut saat berkomunikasi untuk mempermudah penegakan aturan.
- Silvestre memuji wasit dalam menangani protokol rasisme namun menyarankan pengumuman layar besar stadion perlu dilakukan.
- Sebagai anggota FIFA Players' Voice Panel, Silvestre mendukung sanksi tegas dan edukasi bagi pelaku dugaan rasisme.
Suara.com - Insiden dugaan pelecehan rasial oleh Gianluca Prestianni kepada pemain Real Madrid Vinícius Jr jadi sorotan dunia.
Mantan bek Manchester United dan Arsenal, Mikael Silvestre buka suara perihal insiden kontroversial ini.
Dalam wawancara dengan Sky Sports, Silvestre mengusulkan agar pemain yang menutupi mulut mereka dengan tangan atau kaos saat berkomunikasi di lapangan dapat dikenai sanksi.
“Ini satu hal untuk membahas taktik dengan rekan setim atau ngobrol santai, tapi jelas ada kebencian antara pemain. Mungkin kita perlu memberi sanksi pada perilaku ini, baik menutupi mulut dengan tangan atau kaos, seperti yang dilakukan Prestianni,” ujar Silvestre.
Ia menekankan bahwa tindakan seperti ini bisa menyulitkan wasit untuk menegakkan aturan secara cepat, terutama dalam kasus sensitif seperti dugaan rasisme.
![Striker Real Madrid Kylian Mbappe, melontarkan tuduhan serius usai laga Liga Champions melawan Benfica di Estadio da Luz. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/18/40464-gianluca-prestianni.jpg)
Silvestre memuji cara François Letexier, wasit laga Benfica vs Real Madrid, menangani protokol insiden rasisme, namun menekankan perlunya peningkatan.
“Harusnya ada pengumuman di layar besar stadion agar semua orang, termasuk fans, tahu apa yang terjadi. Wasit harus bisa berbicara dengan jelas mengenai insiden itu,” kata Silvestre.
Ia juga menyoroti tantangan pembuktian meski ada kesaksian, seperti dari Kylian Mbappe.
Jika dugaan terbukti, Silvestre menekankan pentingnya sanksi tegas, larangan bertanding dan program edukasi bagi pelaku.
Baca Juga: Terbongkar! Jose Mourino Perintahkan Hal Ini ke Pemain Benfica Usai Insiden Rasisme
Silvestre sendiri saat ini menjadi anggota FIFA Players’ Voice Panel, kelompok yang terdiri dari 16 mantan pemain dari enam konfederasi sepak bola dunia.
Panel ini bertugas mengawasi, memberi saran, dan mendidik soal isu diskriminasi di sepak bola. Anggota panel lain termasuk Didier Drogba, George Weah, Emmanuel Adebayor, dan Blaise Matuidi.
Panel ini fokus pada pencegahan rasisme, mendukung korban diskriminasi, serta memberikan rekomendasi kebijakan agar insiden di lapangan bisa ditangani lebih cepat dan transparan.
Kontributor: Adam Ali