Beberapa hari lalu, viral pendirian tenda sakinah di lokasi pengungsian korban gempa Cianjur. Disebutkan bahwa tenda sakinah diperuntukkan bagi pasangan suami istri untuk memenuhi kebutuhan biologis mereka.
Keberadaan tenda sakinah tersebut pun langsung menjadi bahan gunjingan. Tak sedikit yang mencemooh lantaran para korban gempa tersebut masih sempat-sempatnya memikirkan kebutuhan biologis di tengah kondisi darurat.
Namun, kini muncul bantahan sekaligus klarifikasi dari pihak desa yang menyebut bahwa tidak ada yang namanya tenda sakinah.
Dikatakan bahwa foto tenda yang beredar di media sosial ternyata merupakan posko dapur umum yang berada di kompleks Pondok Pesantren Assuyutiyah yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan makan bagi 1.500 pengungsi di sekitar pesantren.
Selain itu, tenda tersebut juga dipergunakan sebagai sarana medis dan tempat khusus untuk ibu menyusui.
Mengutip dari akun Instagram @lambe_turah, Senin (5/12/2022), Bupati Cianjur Herman Suherman sampai angkat bicara soal tenda sakinah.
Menurut sang Bupati, dirinya memang sempat menerima usulan adanya tenda asmara untuk pasangan suami istri, namun ini hanya sekedar guyonan saja.
"Memang ada juga yang usul ketika saya keliling ke posko-posko. Tapi usulan itu juga hanya sebatas candaan pada pengungsi. Sampai saat ini di Cianjur tidak ada tenda asmara, tenda sakinah, atau tenda lainnya yang sejenis," kata Herman beberapa waktu lalu.
Keberadaan tenda sakinah juga ditegaskan tidak ada oleh Dandim 0608 Cianjur Letkol Arm Haryanto, "Perlu kita luruskan kembali. Kita sudah ke lokasi, bahwasanya tenda tersebut awal mulanya digunakan untuk tenda khusus untuk ibu yang memiliki anak kecil untuk sarana menyusui, bukan sebagai tenda sakinah."
Baca Juga: 4 Pemain Kamboja yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia di Piala AFF 2022
Jadi intinya, tak ada yang namanya tenda sakinah atau tenda asmara, karena itu hanya guyonan di antara para pengungsi. Dan pada kenyataannya, sampai saat ini, tenda tersebut tidak pernah didirikan.
Mengenai klarifikasi ini, warganet pun memberikan sejumlah komentar.
"Apa karena viral, jadi dialihfungsikan jadi dapur dan ibu menyusui. Siapa yang tau," komentar salah satu warganet.
"Ternyata udah diganti," tulis yang lain.
"Warga Cianjur emang the best," komentar yang lain.