Beredar sebuah video viral di Twitter yang menunjukkan sejumlah siswa SMP asal Sleman Yogyakarta yang sedang study tour ke Bali mengalami kesurupan massal di parkiran salah satu pusat oleh-oleh khas Bali di Gianyar.
Kabar ini diunggah oleh akun Twitter @merapi_uncover, dipantau Selasa (13/12/2022). Dalam cuitannya, diberitakan bahwa kejadian tersebut berlangsung kemarin, Senin (12/12/2022).
Dalam twit selanjutnya, akun tersebut kemudian menjelaskan kronologi kejadian kesurupan massal tersebut.
"Menurut warga yang berada di lokasi, dari pengakuan para siswa langsung, dikatakan mereka dicari oleh “due” dari pura Tanah Lot dan Pengelipuran. Karena telah berlaku kurang patut.
Dimana beberapa dari mereka mengambil barang berupa kerang dan dibuang di daerah Batubulan," tulisnya.
"Serta menginjak-nginjak sesajen dan meludahi dengan sengaja. Selain itu, berkata tidak senonoh di daerah Pengelipuran. Kerang itulah diminta untuk dikembaikan. Para siswa telah mendapat penanganan dari jro mangku setempat," lanjut akun tersebut.
Unggahan ini pun langsung mendapat respons dari warganet. Kebanyakan mengingatkan pentingnya menghormati aturan dan adat istiadat setempat saat kita berkunjung ke suatu daerah.
"Benar akan amanah orang tua, jika ke suatu daerah selalu ikuti petuah "Bumi di Pijak, Langit di Junjung", adat, adab dan tata krama daerah setempat harus dimengerti," kata salah satu warganet.
"Ini mah nangis karena gak punya duit buat beli oleh-oleh," sahut yang lain bercanda.