mamagini

Terungkap Penghasilan Pedagang Kopi Keliling di Kawasan Sudirman Jakarta, Bisa Bikin Mbak-Mbak SCBD Menangis

Mamagini Suara.Com
Rabu, 25 Januari 2023 | 14:28 WIB
Terungkap Penghasilan Pedagang Kopi Keliling di Kawasan Sudirman Jakarta, Bisa Bikin Mbak-Mbak SCBD Menangis
Pedagang kopi keliling (Rena Pangesti/Suara.com)

Kamu yang bekerja di kawasan Sudirman dan sekitarnya, pasti tak asing dengan pedagang kopi keliling yang kerap naik sepeda untuk menjajakan aneka jenis kopi sachet. 

Tak sedikit yang memandang remeh para pedagang kopi keliling ini, terutama di kawasan yang terkenal elit di ibu kota.

Tapi sepertinya mulai sekarang kamu tidak akan memandang remeh profesi ini lagi, setelah tahu penghasilan mereka dalam sebulan yang ternyata melebihi gaji para pegawai kantoran di kawasan SCBD.

Dalam akun Instagram @infoduniaa_ yang dilihat Rabu (25/1/2023), beberapa pedagang kopi keliling ditanya penghasilan mereka sehari-hari dari berjualan minuman instan tersebut.

Ada 3 pedagang kopi keliling yang diwawancarai. Mereka menjawab bahwa rata-rata dalam sehari bisa membawa pulang uang sekitar Rp400.000 - Rp700.000.

Ketika ditanya lagi berapa penghasilan terbesar yang bisa didapat dalam sehari, mereka menjawab rata-rata Rp800.000 sampai dengan Rp1.600.000.

Jika dikalikan sebulan atau 30 hari, berarti para pedagang kopi keliling tersebut bisa membawa uang sekitar Rp12 juta hingga Rp21 juta. 

Tapi tentu saja, angka di atas merupakan penghasilan minimal mereka, karena tentu saja ada hari-hari di mana penghasilan mereka melonjak, misal saat ada demo, atau acara lainnya.

Video tersebut langsung mendapat atensi dari warganet. Bahkan tak sedikit yang auto membandingkan dengan gajinya sebagai seorang karyawan.

Baca Juga: Dinasti Politik Mulai Sempurna, Jokowi Masuk Golkar, Gibran Magang di PDIP, Kaesang Masuk Demokrat

"Itu kotor ya bang, belum potong modal, pungli, atau pas hujan bisa gak dagang seharian. Belum lagi kalo lapak ente direbut orang atau kena penertiban polisi PP," kata warganet memberi bocoran.

"Mereka pilih kerja 12 jam setiap hari untuk memperkaya diri sendiri, daripada kerja 8 jam sehari untuk memperkaya orang lain. good job brader," komentar salah satu warganet.

"Ternyata kita yang kasihan," sahut warganet lainnya.

"Aku, si mbak-mbak SCBD, ingin menangis," pungkas salah satu warganet yang berkantor di area SCBD.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI