Libur panjang lebaran akan berakhir pada Selasa (25/4/2023). Para pekerja di sektor pemerintahan maupun swasta rata-rata akan kembali bekerja pada Rabu (26/4/2023).
Biasanya, di minggu pertama usai lebaran, masih banyak para pekerja yang jet lag lantaran waktu libur yang cukup panjang. Tak heran jika hal ini kerap disiasati dengan mengadakan halalbihalal, yang diisi dengan acara kumpul-kumpul dan makan-makan.
Mengantisipasi hal tersebut, Mahfud MD selaku Menteri PANRB Ad Interim, meminta kepada Kementerian/Lembaga, BUMN hingga TNI Polri untuk menunda acara halalbihalal di tempat masing-masing.
Dalam akun Instagram pribadinya @mohmahfudmd, Senin (23/4/2023), Mahfud MD meminta acara halalbihalal di kantor kementerian/lembaga, BUMN, hingga TNI/Polri ditunda hingga awal pekan kedua setelah hari raya Idulfitri.
"Selaku Menteri PANRB Ad Interim, secara resmi saya mengumumkan Semua kantor pemerintah, yakni Kantor Kementerian/Lembaga Non-Kementerian/BUMN/TNI/POLRI, jika merencanakan Halalbihalal dan semacamnya supaya ditunda sampai awal pekan kedua setelah Hari Raya Idulfitri 1444 H," tulis Mahfud.
"Pada pekan pertama (tanggal 24-30 April 2023) supaya tidak diadakan acara Halalbihalal dan lain-lain (syawalan, reunian, dan sejenisnya) di tempat-tempat tersebut. Setelah rentang waktu itu, baru boleh mulai diadakan," katanya lagi.
Terakhir, ia pun menegaskan bahwa surat resmi terkait aturan ini akan segera dikirimkan ke kantor dan instansi masing-masing.
Sejumlah warganet pun memberikan komentarnya terkait pengumuman ini. Banyak yang setuju dengan imbauan Mahfud MD ini agar para pegawai pemerintahan ini fokus bekerja usai libur panjang.
"Mantep, biar fokus kerja dulu setelah beberapa hari libur panjang," kata warganet.
Baca Juga: Wow! Arus Mudik 2023 Jadi Yang Tertinggi Dalam Sejarah
"Nah iya, kok enak bener udah libur duluan, masuk-masuk masih mau haha hihi dulu," komentar warganet yang lain.
"Nggak usah diadakan, Pak. Habis-habisin anggaran," saran warganet.