Beredar kabar yang menarasikan bahwa ribuan umat Muhammadiyah menyerbu kediaman kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko .
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 333 ribu pengikut bernama RUANG INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 26 April 2023.
"RIBUAN UMAT MUHAMMADIAH MEYERBU KEDIAMAN KETUA BRIN" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Jumat (28/4/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"TEPAT PAGI INI...!!
UMAT MUHAMMADIYAH NGAMUK
ANCAM AKAN BAKAR KANTOR BRIN BILA ANDI TAK DI PROSES"
Namun begitu, apakah benar kediaman kepala BRIN diserbu ribuan umat Muhammadiyah?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan tentang ribuan umat Muhammadiyah yang menyerbu rumah kepala BRIN.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa umat Muhammadiyah ngamuk ancam bakar kantor BRIN.
Baca Juga: Sabo Ketemu Dragon Lagi, Ini Link Baca One Piece 1082
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan ribuan umat Muhammadiyah menyerbu rumah kepala BRIN.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan ribuan umat Muhammadiyah serbu kediaman kepala BRIN merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].