Beredar kabar yang menarasikan bahwa Ketua Umum NasDem, Surya Paloh resmi ditahan karena terbukti menerima uang dua triliun setiap bulan.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 198 ribu pengikut bernama RODA POLITIK melalui sebuah video yang diunggah pada 20 Mei 2023.
"MAMPUS !! TERBUKTI TERIMA 2 TRILIUN SETIAP BULAN AKHIRNYA SURYA PALOH RESMI DITAHAN HARI INI??" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Senin (22/5/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"TERBUKTI TERIMA 2 TRILIUN TIAP BULAN
AKHIRNYA SURYA PALOH RESMI DITAHAN HARI INI"
Namun begitu, apakah benar Surya Paloh resmi ditahan karena terbukti menerima uang dua triliun setiap bulan?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Surya Paloh yang ditahan pihak berwajib.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Surya Paloh menerima uang dua triliun setiap bulan.
Baca Juga: Pemerintah Siap Naikan Uang Lembur PNS, Segini Rincian Besarannya
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini Surya Paloh terpantau masih beraktivitas seperti biasa dan tidak ditahan.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Surya Paloh resmi ditahan karena terbukti menerima uang dua triliun setiap bulan merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].