Beredar kabar yang menarasikan bahwa nyawa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) nyaris melayang saat terjadi baku hantam antara partai Demokrat dan PKS.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 816 ribu pengikut bernama POLITIK NUSANTARA melalui sebuah video yang diunggah pada 13 Juni 2023.
"MENEGANGKANG !! DEMOKRAT DAN PKS BAKU HANTAM..DETIK DETIK NYAWA AHY HAMPIR MELAYANG SIA-SIA !!" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (13/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa sebagai thumbnail dengan narasi berikut:
"SITUASI TAK TERKINTROL...!!
DEMOKRAT DAN PKS BAKU HANTAM
DETIK-DETIK NYAWA AHY HAMPIR MELAYANG SIA-SIA"
Namun begitu, apakah benar partai Demokrat dan PKS baku hantam hingga nyawa AHY hampir melayang?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait partai Demokrat dan PKS yang saling baku hantam.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa nyawa AHY nyaris melayang sia-sia.
Baca Juga: NCT DREAM Bakal Rilis Album Terbaru pada 17 Juli, Sempat Spoiler saat Live?
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini, tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan Demokrat dan PKS baku hantam hingga nyawa AHY hampir melayang.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan Demokrat dan PKS baku hantam hingga nyawa AHY hampir melayang merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].