Kilas Balik Konflik PDIP dan Demokrat Jelang Pertemuan Puan Maharani-AHY

Ruth Meliana

Selasa, 13 Juni 2023 | 14:09 WIB
Kilas Balik Konflik PDIP dan Demokrat Jelang Pertemuan Puan Maharani-AHY
Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). [Dok. derapjuang.id]

Suara.com - Rencana pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani disambut baik oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

Rencana pertemuan AHY dan Puan Maharani itu pun langsung menjadi sorotan masyarakat luas. Apalagi, pertemuan itu berpotensi menjadi manuver politik antara Partai Demokrat dengan PDIP jelang Pemilu 2024.

Sebelumnya, Puan Maharani sempat menyebut bahwa nama AHY masuk bursa calon wakil presiden atau cawapres pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

AHY bersanding dengan sejumlah nama yang masuk bursa cawapres Ganjar. Mereka di antaranya Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri BUMN Erick Thohir, Menparekraf Sandiaga Uno hingga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Meskipun kubu Puan dan AHY sama-sama sudah memberikan lampu hijau untuk bertemu, namun hal itu tidak serta merta membuat konflik antara PDIP dengan Demokrat lepas begitu saja dari ingatan publik.

Lalu, apa konflik antara Demokrat dan PDIP yang terjadi di masa lalu? Simak inilah selengkapnya.

Perang dingin antara PDIP dan Partai Demokrat mulai terendus publik sejak tahun 2001. Kala itu, SBY menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) di kabinet pemerintahan Megawati Soekarnoputri.

Dalam periode jabatannya sebagai Menko Polhukam itu, SBY diduga ikut terlibat dalam pendirian Partai Demokrat. Nama SBY bahkan disebut-sebut akan menumbangkan pemerintahan Megawati.

SBY sendiri tidak memberikan respons terkait tydingan itu. Namun, Megawati disebut sudah tahu mengenai rencana pendirian partai baru itu sehingga hubungannya dengan SBY mulai diisukan renggang.

baca juga

Puncaknya, SBY mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menko Polhukam jelang Pemilu 2004. Alasannya, ada perseteruan antara dirinya dengan Megawati yang kala itu menjabat sebagai Presiden RI ke-5.

Mundurnya SBY lantas semakin membuat situasi politik memanas. Apalagi, SBY memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden atau capres di Pemilu 2004. Sosoknya pun berhasil mengalahkan Megawati dan menjabat selama 2 periode.

Sejak saat itu, hubungan Megawati dan SBY selalu dikabarkan renggang. Apalagi sebagai mantan presiden, Megawati terlihat jarang menghadiri acara kenegaraan di masa pemerintahan SBY.

Hal serupa juga dilakukan oleh SBY pada masa pemerintahan Presiden Jokowi yang diusung PDIP. SBY juga sempat mengungkap bahwa Partai Demokrat memiliki visi yang berbeda dengan PDIP sehingga sulit untuk disatukan.

Namun, kini isu perang dingin selama hampir 20 tahun tersebut tampaknya akan segera berakhir jelang rencana pertemuan anak Megawati dan SBY, yani Puan Maharani dan AHY. Ditambah pertemuan itu membuka peluang kedua partai untuk berkoalisi.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP Buka Komunikasi dengan Demokrat, Memang Megawati Setuju?

PDIP Buka Komunikasi dengan Demokrat, Memang Megawati Setuju?

News | Selasa, 13 Juni 2023 | 14:06 WIB

Alasan Sandiaga Uno Gabung PPP hingga Dikaitkan Jadi Cawapres bagi Ganjar Pranowo, Jubir Sebut Siap untuk Kerja Sama

Alasan Sandiaga Uno Gabung PPP hingga Dikaitkan Jadi Cawapres bagi Ganjar Pranowo, Jubir Sebut Siap untuk Kerja Sama

Pekanbaru | Selasa, 13 Juni 2023 | 13:58 WIB

Kata Gibran Rakabuming soal Kaesang Maju Depok Pertama

Kata Gibran Rakabuming soal Kaesang Maju Depok Pertama

Pekanbaru | Selasa, 13 Juni 2023 | 13:45 WIB

Jejak Drama Karier Politik AHY: Keluar dari TNI, Fix Jadi Cawapres Anies?

Jejak Drama Karier Politik AHY: Keluar dari TNI, Fix Jadi Cawapres Anies?

Kotak Suara | Selasa, 13 Juni 2023 | 13:42 WIB

Disebut Teken Kontrak Politik dengan PDIP Soal Menteri, Ganjar: Kabinet Ditentukan Presiden

Disebut Teken Kontrak Politik dengan PDIP Soal Menteri, Ganjar: Kabinet Ditentukan Presiden

News | Selasa, 13 Juni 2023 | 13:42 WIB

Yang Bertemu Anak-anaknya, Hubungan Megawati dan SBY Bikin Penasaran, Pengamat: Puan-AHY Itu Masa Depan

Yang Bertemu Anak-anaknya, Hubungan Megawati dan SBY Bikin Penasaran, Pengamat: Puan-AHY Itu Masa Depan

Liberte | Selasa, 13 Juni 2023 | 13:31 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×