Beredar kabar yang menarasikan bahwa Anies Baswedan menjadi tersangka kasus korupsi Bansos DKI Jakarta sehingga membuat Surya Paloh malu karena mendukungnya maju sebagai Capres 2024.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 325 ribu pengikut bernama PINTER POLITIK melalui sebuah video yang diunggah pada 22 Juni 2023.
"VIRAL ~ Anies tersangka korupsi bansos DKI, Surya Paloh nyesel dukung penghianat negara" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Jumat (23/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"ANIES TERBUKTI KORUPSI BANSOS DKI
SURYA PALOH MENGAKU NYESEL DUKUNG ANIES"
Namun begitu, apakah benar Anies Baswedan jadi tersangka kasus korupsi Bansos DKI Jakarta?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Anies Baswedan yang ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi Bansos.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Anies Baswedan terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Baca Juga: 3 Pemain Top Eropa yang Jadi Incaran Newcastle United, Ada Theo Hernandez
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang Anies Baswedan ditetapkan menjadi tersangka korupsi.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'VIRAL ~ Anies tersangka korupsi bansos DKI, Surya Paloh nyesel dukung penghianat negara' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].