Beredar di media sosial, video dengan klaim Syahnaz Sadiqah hamil anak Rendy Kjaernett, Raffi Ahmad Sampai Murka. Informasi tersebut diunggah oleh akun Youtube Hai Infotaiment.
Dalam video tersebut tertulis judul di thumbnail 'Syahnaz Hamil Anak Rendy Kjaernett!!. Raffi Ahmad Kecam Syahnaz Begini Jeje Govinda Tolak Rujuk Karna Syahnz Hamil'.
Melalui video thumbnail, ditampilkan foto Syahnaz Sadiqah yang disandingkan dengan foto Rendy Kjaernett dan Jeje Govinda. Lalu disandingkan dengan foto Raffi Ahmad.
Sedangkan di keterangan video Youtube tertulis judul ' SYAHNAZ HAMIL ANAK RENDY KJAERNETT RAFFI AHMAD KECAM SANG ADIK, JEJE GOVINDA TOLAK RUJUK'.
Dalam video tersebut narator memaparkan klaim kabar Syahnaz Sadiqah yang hamil anak Rendy Kjaernett.
"Pengakuan Syahnaz hamil satu bulan benih Rendy menggemparkan keluarga Sultan Andara," kata narator yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Hai Infotaiment, Kamis (28/6/2023).
"Nikah siri antara Syahnaz dan Rendy adalah hal terpahit dirasakan Lady dan Jeje. Bukti bukti dan saksi nikah siri seorang ustadz ibu kota cukup membuat Lady syok tak bisa berkata-kata," sambungnya.
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran dengan melihat secara lengkap video tersebut 2 menit 56 detik tidak ditemukan video atau foto atau bukti valid dari klaim Syahnaz Sadiqah hamil anak Rendy Kjaernett, Raffi Ahmad Sampai Murka.
Baca Juga: Putri Gus Dur, Yenny Wahid Cocok Jadi Figur Cawapres Alternatif
Video tersebut hanya menarasikan soal isu Syahnaz Sadiqah hamil anak Rendy Kjaernett. Pasalnya tak ada bukti yang valid soal Syahnaz Sadiqah yang hamil hingga Raffi Ahmad yang marah besar.
Video tersebut juga tidak terdapat kesesuaian antara judul dan thumbnail video yang diunggah dengan isinya. Foto yang digunakan di thumbnail video pun juga merupakan hasil rekayasa.
Sehingga klaim Syahnaz Sadiqah hamil anak Rendy Kjaernett, Raffi Ahmad sampai Murka adalah klaim yang salah.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, klaim Syahnaz Sadiqah hamil anak Rendy Kjaernett, Raffi Ahmad sampai ngamuk adalah hoaks atau tidak benar. Narasi tersebut masuk ke dalam kategori konten menyesatkan.
Catatan Redaksi: