Timnas Indonesia mengajukan banding terkait sanksi yang diberikan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait insiden yang terjadi selama final SEA Games 2023 melawan Thailand.
Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia, Kombes Sumardji, mengungkapkan bahwa banding diajukan karena ada beberapa ofisial yang seharusnya tidak terlibat dalam insiden tersebut yang dikenai sanksi.
Berikut adalah enam fakta tentang upaya yang dilakukan oleh Tim Nasional Indonesia untuk sanksi AFC:
1. Tim Nasional Indonesia akan mengajukan banding terkait sanksi yang diberikan oleh AFC atas insiden selama final SEA Games 2023 melawan Thailand.
2. Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia, Kombes Sumardji, menyampaikan bahwa banding diajukan karena beberapa ofisial yang seharusnya tidak terlibat dalam insiden tersebut dikenai sanksi.
3. Tiga pemain timnas Indonesia, yaitu Titan Agung Bagus, Komang Teguh Trisnanda, dan Muhammad Taufany Muslihuddin, diberikan sanksi larangan bermain dan denda oleh AFC.
4. Para ofisial timnas Indonesia, seperti Tegar Diokta Andias, Sahari Gultom, Ahmad Nizar Caesara Noor, dan Muhni Toid Sarnad, juga mendapat hukuman dari AFC.
5. PSSI akan menanggung semua biaya denda yang dijatuhkan oleh AFC kepada pemain dan ofisial pelatih timnas Indonesia.
6. Kombes Sumardji mengkonfirmasi bahwa PSSI akan bertanggung jawab atas semua denda yang harus dibayar.
Baca Juga: Lucky Hakim Menyesal Pernah Puji Santri Ponpes Al Zaytun, Ikut Jadi Saksi di Bareskrim