Beasiswa LPDP kerap menuai pro dan kontra, apalagi mengingat tak sedikit para penerima yang menolak kembali ke Tanah Air akibat beragam alasan.
Walau demikian, Anies Baswedan tetap teguh mempertahankan adanya beasiswa LPDP. Bahkan ia menyuarakan agar ada peningkatan terkait beasiswa ini agar terjangkau oleh kaum pra sejahtera.
Dalam video di kanal Youtube Rhenald Kasali pada Rabu, 2 Agustus 2023, Anies Baswedan menyampaikan pesan mengenai pemberian beasiswa LPDP.
Menurutnya, program pemerintah seperti beasiswa LPDP sebaiknya tetap dipertahankan karena memiliki dampak besar dalam membantu mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di luar negeri.
Anies bahkan berharap agar program beasiswa LPDP semakin diperluas oleh pemerintah.
Salah satu tambahan yang diinginkan adalah bantuan persiapan untuk bersaing mendapatkan beasiswa LPDP, seperti persiapan administrasi, sertifikasi TOEFL, dan tes GMAT.
"Beasiswa LPDP ini harus jalan terus bahkan beasiswa ini harus ditambah lagi, negara harus membantu persiapannya sehingga mereka siap," urainya.
"Kita berdua sama sama sekolah kan pak? Untuk dapat GMAT yang tinggi berat dapatnya, begitu pula untuk dapat TOEFL. Karena itu semua, kalau kita tidak membantu anak anak dari keluarga pra sejahtera, maka yang lulus seleksi-seleksi itu-itu saja," papar Anies.
"Yang dapat beasiswa hanyalah mereka yang ada di kelas menengah. Jadi program itu tidak hanya beasiswanya saja, harus ada afirmasi," tambah dia.
Anies dengan tegas menyatakan kepada Rhenald pada hari Selasa lalu, "Beasiswa LPDP harus tetap berlanjut bahkan harus ditambah lagi, negara harus membantu persiapan sehingga para pelamar siap menghadapinya."
Dia mengetahui bahwa banyak persiapan yang harus dilakukan oleh mahasiswa sebelum melamar beasiswa LPDP, termasuk persyaratan administratif dan persiapan tes bahasa seperti TOEFL dan GMAT.
Anies berharap agar Pemerintah dapat memberikan perhatian lebih kepada para calon penerima beasiswa, termasuk mereka yang berasal dari keluarga pra sejahtera, bukan hanya dari kelas menengah.
Menurut Anies, program beasiswa tidak hanya tentang memberikan dana saja, tetapi juga harus ada upaya afirmatif untuk mencakup berbagai lapisan masyarakat.
Dia juga berharap agar negara membuka lebih banyak lapangan pekerjaan di dalam negeri agar para mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri memiliki motivasi yang tinggi untuk kembali dan berkontribusi di tanah air.
Sebelumnya, Anies juga menyarankan agar pelajar yang kuliah di luar negeri tidak terburu-buru untuk pulang, tetapi membangun jaringan dan memperluas wawasan serta mendapatkan pengalaman di luar negeri.
Dia berharap agar banyak mahasiswa Indonesia yang memiliki kompetensi dan daya saing global, sehingga dapat menjadi generasi penerus yang bekerja di organisasi global seperti Bank Dunia, PBB, dan sejenisnya.