Wacana tentang duet Ganjar Pranowo yang bersanding dengan Anies Baswedan pada Pemilu 2024 mulai mencuri perhatian banyak pihak, termasuk Pengamat Kebijakan Publik dan Politik Dr Harits Hijrah Wicaksana.
Peneliti Banten Institute for Governance Studies (BIGS) itu menilai, Anies Baswedan sangat memungkinkan mendampingi Ganjar Pranowo.
Bahkan, jika kedua tokoh besar itu bersatu peluang menang akan semakin besar.
"Jika Ganjar-Anies itu cair bergabung dipastikan secara head to head melawan Prabowo dipastikan menang," kata Harits di Lebak, Banten, mengutip Antara Minggu.
Begitu juga sebaliknya, jika duet Ganjar-Prabowo terwujud maka Anis dipastikan akan kalah.
"Begitu juga Ganjar-Prabowo bergabung melawan Anies dipastikan menang," kata dosen Universitas Tirtayasa itu.
Semua kemungkinan itu bisa saja terjadi, kata Harits lantaran hingga saat ini belum membuka pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Diibaratkan sekarang ini sebagai kunci inggris antara siapa dengan siapa tentu masih berpeluang untuk calon presiden maupun calon wakil presiden dan belum mengunci," katanya.
Menurut dia, konstelasi politik saat ini bisa berubah dan politik bisa cair, karena prinsip politik itu dikembalikan pada dasarnya untuk memenangkan pertarungan.
Terlebih dalam pertarungan politik, menurutnya tidak ada yang kalah terhormat, namun yang ada hanya menang.