Beredar kabar tidak benar yang menarasikan bahwa Mahfud MD menyebut Amien Rais jadi otak kasus korupsi di Indonesia.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 262 ribu pengikut bernama KABAR NEWS melalui sebuah video yang diunggah pada 2 SEPTEMBER 2023.
"GEGER MALAM INI || AMIN RAIS DIS£R3T KPK, DIDUGA JADI 0T4K KA$US K0RUP$I DI INDONESIA" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Minggu (3/9/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa gambar yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"AMIN RAIS DISERET KPK
MAHFUD SEBUT DIA OTAK KORUPSI NEGARA SELAMA INI"
Namun begitu, apakah benar Mahfud MD sebut Amien Rais jadi otak korupsi di Indonesia?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Mahfud MD yang menyebut Amien Rais jadi orak korupsi.
Unggahan tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Amien Rais diseret KPK gegara kasus korupsi.
Baca Juga: Diwarnai Duet Bareng Isyana Sarasvati, Thirty Seconds to Mars Sukses Guncang Soundrenaline 2023
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa Amien Rais diseret KPK karena diduga jadi otak korupsi.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan "AMIN RAIS DISERET KPK, MAHFUD SEBUT DIA OTAK KORUPSI NEGARA SELAMA INI" merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].