Kisruh antara Farida Nurhan dan food vlogger Codeblu gara-gara review jujur Warung Makan Madun Oseng Nyak Kopsah, menyeret nama Chef Juna.
Bermaksud membela Bang Madun yang warung makannya diserang oleh sang food vlogger, Farida Nurhan pun memberi komentar yang diduga menghina fisik Codeblu.
Perempuan yang juga kerap disapa Omay itu menyebut sosok Codeblu yang tak pernah muncul di publik ini tak mirip dengan Chef Juna.
"Hahaa, tak pikir kayak Chef Juna," kata Omay sambil tertawa saat melihat foto Codeblu di ponselnya.
Chef Juna sendiri memang tak memberi komentar apapun mengenai namanya yang disebut-sebut oleh Omay. Namun, sebuah video lawas menunjukkan bahwa Chef Juna sesungguhnya merasa risih dengan keberadaan food blogger.
"Dunia kami chef atau FnB industri itu sudah sedikit ternodai dengan banyaknya orang-orang yang sok jadi foodie. Food blogger, cecet berecet yang sotoy dan sebagainya, itu merusak profesi kita," kata Chef Juna dalam kanal Youtube musemediaid dua tahun lalu, yang diunggah ulang oleh akun Instgaram @lambe_turah.
Menurut chef yang memiliki nama asli Junior John Rorimpandey ini, para food blogger ini seringkali tidak memiliki latar belakang yang mumpuni seputar FnB, namun sok-sokan memberi rating pada hasil masakan para chef yang telah dibuat dengan susah payah.
"Food blogger, terutama mereka-mereka ini yang tidak jelas latar belakangnya, who the fuck are you analyze our food when you don't know
shit, and then you there write an article," katanya lagi dengan nada kesal.
"Mereka bisa ngoceh ngalor-ngidul, nge-rate makanan kita, ngerate segala macem, mereka gak tau kita tuh banting tulang setengah mampus dan pengorbanan banyak, hanya karena mereka gak ngerti, atau expectationnya beda, hasilnya beda, dan mereka rate-nya jelek," katanya lagi.
Baca Juga: Bikin Keripik Bawang Merah, Cuma Pakai Air Fryer 2 Jam: Tagihan Listrik Menangis
Blak-blakan, Chef Juna bahkan menyebut para food blogger yang kian eksis sejak adanya media sosial ini, kebanyakan adalah orang-orang bayaran yang ditugaskan untuk membuat review bagus tentang sebuah restoran.
"Dan mohon maaf yang namanya food blogger dan foodie-foodie yang ada di Indonesia, itu bayaran semua, dibayar untuk datang ke sebuah tempat dan nulis yang bagus-bagus. Lo memang bukan passion lo begitu, dan nyari nama di situ atau gimana, atau memajukan dunia FnB," pungkas Chef Juna.
Potongan video lawas itu pun seketika menuai perhatian warganet. Mereka kebanyakan setuju dengan pendapat Chef Juna. Namun, ada pula yang menganggap bahwa keberadaan food blogger juga bisa sangat membantu usaha warung-warung kecil yang sebelumnya tak dikenal.
"Setidaknya jangan rating buruk kalau ga punya ilmunya," komentar warganet.
"Sepakat, selera makan tinggi kenapa menilai makanan di warung-warung kecil? Dan kita juga akan lega kalau dinilai dengan kritikan pedas oleh orang yang jelas dan tau seluk-beluknya dari mana," kata warganet pro Chef Juna.
"Positifnya aku dapet info kuliner makan enak atau rekomendasi karena food vlogger," kata warganet.