Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan alias Zulhas akan membakar baju bekas impor ilegal besok, Jumat (13/10/2023). Ia menyebut baju-baju bekas impor senilai Rp 40 miliar tersebut sebagai sampah luar negeri yang dibuang ke Indonesia.
Menurut Zulhas, baju bekas impor itu sedianya akan dijual oleh para pedagang di Indonesia dengan harga yang sangat murah, yaitu Rp 5.000.
"Ini akan kami tindak, karena kalau pakaian bekas impor dijual sekitar Rp 5.000 per unit di pasar domestik, mati dong pedagang tekstil lokal. Itu sampah negara lain yang ditaruh di sini," kata Zulhas saat ditemui di ITC Cempaka Mas beberapa waktu lalu.
Pembakaran baju bekas impor itu, lanjut Zulhas, merupakan langkah yang dilakukan pemerintah untuk melindungi pasar garmen kosmetik.
Rencana pembakaran baju bekas impor tersebut langsung menjadi sorotan warganet. Dikutip dari akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall, sejumlah protes pun dilayangkan oleh warganet, terutama berkaitan dengan dampak polusi yang akan ditimbulkan dari asap pembakaran.
"Bakar dengan cara apa? Ramah lingkungan ga?" tanya warganet.
"Kondisi udara Jakarta dan sekitarnya lagi gawat darurat, lho, pak. Kenapa ga dibagi-bagi aja sih, biar lebih manfaat," tanya warganet.
"Udah capek-capek bikin hujan buatan, eh mau bikin polusi lagikah? Nggak ada cara lain tah?" komentar warganet.
"Okelah mau memusnahkan, cuma apa harus dibakar? Mau nambah udara kotor di Jakarta, pak?" sindir warganet.
Baca Juga: Derby Romero Bongkar Sendiri Isi Buku Harian Sherina, Ternyata Pernah Cinlok?