Kehadiran Nathan Tjoe-A-On, pemain keturunan Indonesia-Belanda yang sangat berpotensi menjadi naturalisasi Timnas Indonesia, menjadi perbincangan hangat. Sejumlah pemain lokal yang bermain di posisi serupa dengan Nathan mungkin akan merasa terancam oleh potensi kedatangan pemain baru ini.
Nathan Tjoe-A-On baru-baru ini hadir dalam pertandingan Timnas Indonesia melawan Brunei Darussalam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan bahkan bertemu dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, serta berjabat tangan dengan Presiden Joko Widodo. Pertemuan ini menunjukkan keseriusan Nathan untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI).
Berikut adalah beberapa pemain Timnas Indonesia yang berpotensi tergusur oleh Nathan jika kedatangannya menjadi resmi:
1. Fachruddin Aryanto: Bek berusia 34 tahun ini sudah memasuki masa-masa senja dalam kariernya. Kehadiran Nathan Tjoe-A-On dapat mengancam posisinya di Timnas Indonesia, terutama karena skuad saat ini lebih mengandalkan pemain muda.
2. Pratama Arhan: Bek berusia 21 tahun ini bermain sebagai bek kiri dan juga dapat berperan sebagai wingback kiri. Nathan Tjoe-A-On, dengan pengalamannya di Liga Inggris, bisa menjadi pesaing yang kuat untuk posisi Pratama Arhan, terutama jika Arhan terus bermain sebagai cadangan di klubnya.
3. Edo Febriansyah: Edo bermain sebagai bek kiri, sama seperti Nathan. Namun, Edo memiliki kemampuan ofensif yang lebih baik. Keunggulan ini mungkin bisa menjaga posisinya di tim, terutama karena dia bermain lebih reguler bersama klubnya di Liga 1.
Keberadaan Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia akan membawa persaingan yang lebih ketat untuk mendapatkan tempat di skuad utama. Namun, persaingan semacam ini juga dapat memotivasi pemain-pemain lokal untuk terus meningkatkan kualitas permainan mereka agar tetap menjadi bagian penting dari tim nasional.