Pemerintahan Jokowi Bikin Utang Negara Semakin Bengkak, PDIP: Enggak Salah

manado

Selasa, 29 November 2022 | 11:06 WIB
Pemerintahan Jokowi Bikin Utang Negara Semakin Bengkak, PDIP: Enggak Salah
Anggota DPR ( Dewan Perwakilan Rakyat) Fraksi Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu. ((Youtube/ Beritasatu).)

Utang Indonesia per 31 Oktober 2022 tembus Rp 7.496,7 triliun. Hal itu dilaporkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Anggota DPR ( Dewan Perwakilan Rakyat) Fraksi Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu turut menangani utang Indonesia tersebut. 

Dia menyebut bahwa, tumpukan hutang-hutang negara sudah ada aturan mainnya. Sehingga menurut dia, hutang itu tidak ada yang salah.

“Katakanlah hutang DPR maksimalnya 60 persen tidak lebih. Ketika pemerintahnya bermain dalam ren itu (60 persen), menurut saya tidak ada yang salah,” Katanya dalam diskusi Kasih Paham ditayangkan lewat Kanal Youtube Beritasatu dikutip pada Selasa, (29/11/2022).

Adian menambahkan bahwa, persoalan hutang piutang sejatinya telah diatur dalam Undang-undang. Aturan Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, ditetapkan batas rasio utang pemerintah yakni 60 persen terhadap PDB ( Produk Domestik Bruto).

“Kalau siapa yang harus dipersalahkan , ya undang undang mengatur itu bukan orang-orang yang menjalankan undang undang,” tutur dia.

“Misalnya, elu boleh hutang maksimal  Rp 500 juta, kalau elu ngambilnya  Rp 200-Rp 499, juga salah nggak? Nggak salah. Karena aturannya Rp 500 juta juga,” lanjut Adian.

Sri Mulyani Jelaskan Kenapa Utang Meningkat Terus

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pernah menjelaskan kenapa utang pemerintah meningkat khususnya di tengah pandemi Covid-19.

baca juga

Akibat pandemi, kata Sri, hampir seluruh kegiatan ekonomi mengalami kontraksi yang cukup hebat. Bahkan tumbuh negatif karena kondisi ekonomi yang tidak baik, penerimaan negara pun terkena imbas. Penerimaan sektor perpajakan ikut menurun drastis.

"UU nomor dua kita memang dibolehkan memiliki defisit di atas tiga persen, namun tentu ini akan menimbulkan tadi yang disebut pembiayaan dan utang negara yang meningkat," kata Sri Mulyani.

Bahkan akibat dari pandemi, defisit APBN tahun ini diprediksi mencapai 5,7 persen dari produk domestik bruto, alhasil untuk menutup defisit tersebut pemerintah terus melakukan penarikan utang dengan sejumlah cara seperti penerbitan surat utang negara hingga pinjaman baik multilateral hingga bilateral.

Untuk terus memperbaiki defisit sektor penerimaan perpajakan harus terus digenjot, salah satunya dengan melakukan reformasi struktural di bidang perpajakan.

"Kita harus menyehatkan APBN, artinya pendapatan negara harus semakin diperbaiki makanya ada reformasi di bidang perpajakan," kata dia.

Kualitas belanja juga harus diperbaiki terutama belanja negara dan daerah yang benar-benar efektif, sehingga tidak ada anggaran yang berakhir sia-sia.

"Kalau kita bicara tentang belanja negara maka kualitas belanja negara pusat dan daerah semuanya harus makin diperbaiki efisien, efektif tidak tumpang tindih dan tentu tidak dikorupsi dan pembiayaan utang harus semakin diturunkan dengan demikian postur APBN akan menjadi kembali sehat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lolos Dari Krisis, Bank DKI Klaim Terus Tumbuh Positif Selama Pandemi Covid-19

Lolos Dari Krisis, Bank DKI Klaim Terus Tumbuh Positif Selama Pandemi Covid-19

Jakarta | Selasa, 29 November 2022 | 06:35 WIB

Update COVID-19 Jakarta 28 November: Positif 1.296, Sembuh 2.674, dan Meninggal 7 Orang

Update COVID-19 Jakarta 28 November: Positif 1.296, Sembuh 2.674, dan Meninggal 7 Orang

Jakarta | Senin, 28 November 2022 | 21:35 WIB

Berau dan Bontang Zona Oranye, Kasus Meninggal di Kaltim Akibat Covid-19 Tambah 2 Orang

Berau dan Bontang Zona Oranye, Kasus Meninggal di Kaltim Akibat Covid-19 Tambah 2 Orang

Kaltim | Senin, 28 November 2022 | 21:30 WIB

Meningkat Lagi, Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 3.225 Orang

Meningkat Lagi, Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 3.225 Orang

News | Senin, 28 November 2022 | 20:37 WIB

Menteri PUPR Kirimi Menkeu Surat, Bahas Duit Puluhan Triliun Buat Ibu Kota Baru

Menteri PUPR Kirimi Menkeu Surat, Bahas Duit Puluhan Triliun Buat Ibu Kota Baru

Bisnis | Senin, 28 November 2022 | 19:24 WIB

Terkini

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:25 WIB

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 06:20 WIB

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

×