Atta Halilintar marah saat mengetahui ketika seorang warganet menyebut Ameena, putrinya, sebagai anak dengan down sindrom yang seharusnya sekolah bersama anak-anak berkebutuhan khusus lainnya.
Sejak itu, netizen lainnya mencoba mencari identitas warganet yang melakukan pelecehan terhadap Ameena.
Sebelumnya, Atta Halilintar memberikan petunjuk bahwa identitas pelaku bukanlah orang sembarangan.
"Pada kabarnya, ibu tersebut adalah istri seseorang yang..." tulis Atta Halilintar di akhir keterangan postingannya yang menunjukkan komentar jahat dari warganet terhadap Ameena.
Warganet langsung berselancar. Identitas pembully Ameena, putri sulung Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah [un terendus. Menurut pemilik akun @israharahap_20, identitas pembully Ameena adalah seorang guru dan istri seorang polisi.
"Nama lengkap ibu tersebut adalah Emmy Rismauli L. Tobing. Ia adalah seorang orang Batak, seorang guru di SMPN 2 Siantar, dan suaminya adalah seorang polisi yang bertugas di Payakumbuh, Sumatera Barat," tulis akun @israharahap_20 yang kemudian dibagikan oleh akun @rumpii_asiik pada Minggu (11/6/2023).
Warganet juga mendukung tindakan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah untuk melibatkan hukum dalam menangani pembully Ameena.
Tindakan ini dianggap penting untuk memberikan efek jera agar pengguna media sosial menjadi bijak dalam memberikan komentar.
"Itu benar-benar kejam, tangkap saja dan biarkan mereka merasakan penyesalan. Biar mereka mendapat pelajaran di kantor polisi," komentar akun @tiarameg***.
"Bawa masalah ini ke ranah hukum, biar mereka merasakan penyesalan. Tidak perlu berdamai, terlebih lagi jika suaminya adalah aparat negara. Biar mereka merasakan dampaknya dengan dipecat dari institusinya karena tidak mampu mendidik istri mereka," kata akun @topikprofmak***.
Baca Juga: Menolak Minta Maaf, Penghina Anak Atta Halilintar Malah Tantang Balik