Mengenal Sejarah Berdirinya Kodim 0411/KM

Metro | Suara.com

Jum'at, 20 Mei 2022 | 11:38 WIB
Mengenal Sejarah Berdirinya Kodim 0411/KM
Mengenal Sejarah Berdirinya Kodim 0411/KM

Sejarah awal terbentuknya Kodim 0411/KM sendiri memiliki beberapa runtutan peristiwa yang terkait dengan peristiwa nasional. Tanggal 2 Februari 1947, Panglima tertinggi yaitu Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno mengumumkan gencatan senjata. Pengumuman Presiden  Ir.  Soekarno ini ditaati oleh seluruh Angkatan Perang termasuk yang ada di Sumatera Selatan. Kemudian pada tanggal 3 Juni 1947 dikeluarkan Dekrit Presiden yang memerintahkan perubahan TRI (Tentara Rakyat Indonesia) dan laskar–laskar melebur menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Namun, perubahan tersebut di daerah Sumatera Selatan baru dapat terlaksana pada tanggal 27  Oktober 1947.  

Hal  ini  di sebabkan adanya beberapa pertempuran yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Terjadinya Aksi Militer Belanda (AMB) I yang terjadi pada tanggal 21 Juli 1947 yang telah menyerang seluruh garis pertahanan terdepan yang ada di Sumatera Selatan. Untuk membendung laju tentara Belanda maka pada tanggal 1 Juni 1945 terbentuklah struktur organisasi keamanan negara yaitu Divisi VIII Garuda. Pada perjalanannya Devisi VIII Garuda mengalami beberapa perubahan nama dan memiliki komandan 

Seiring waktu Divisi VIII Garuda beserta kesatuan-kesatuan bawahannya mengalami perubahan kembali pada tanggal 1 Juli 1948 yaitu dari Devisi VIII Garuda diubah menjadi Sub Komandemen Sumatera Selatan yang di bawahi teritorial. Pada akhir bulan Desember 1948 dibentuk juga tugas Gubernur Militer Daerah Istimewa Sumatera Selatan (GMDISS) bersama dengan Sub Komandemen Sumatera Selatan yang telah ada sebelumnya. Sejak adanya Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948 (di Lampung agresi dimulai sejak 1 Januari 1949) maka pasukan Sub Teritorial Lampung (STL) melanjutkan perang dengan cara bergerilya. Selama perang kemerdekaan kedua ini Sub Teritorial Lampung (STL) pimpinan Letkol Syamaun Gaharu.

Pada   tahun   1950    merupakan   tahun  dimana salah satu kesatuan pasukan yang ada di daerah  Lampung diubah menjadi Batalyon XXI dan di-pindah ke Palembang menjadi Batalyon 201 yang dipimpin oleh Kapten Zin dan Batalyon 206 yang dipimpin oleh Kapten RM. Ryacudu yang berkedudu- kan di Baturaja.  

Pada  Januari  1953  Batalyon  206 dan Brigade IX dipimpin Letkol R. Rita dipindahkan dari Baturaja ke Tanjung Karang untuk bergabung menjadi Resimen Infanteri Sub Terr-6 Teritorium II Sumatera Selatan. Selain itu Batalyon 202 yang dipimpin oleh Mayor Subordo di Baturaja masuk juga dalam susunan Sub Terr-6 Teritorium II Sumatera Selatan. Pada tahun 1962 Resimen Infanteri Sub Terr-6 Teritorium II Sumatera Selatan mengalami  perubahan menjadi Komando Resort Militer (KOREM) Garuda  Hitam,Kodam II/Sriwijaya.

Tahun 1963 Korem Garuda Hitam resmi menjadi di Korem 043/ Garuda Hitam dipimpin oleh Letnan Kolonel Infanteri  Animan Ahyat. Kemudian tanggal 13 Desember 1984 Batalyon Infanteri 143/TWEJ masuk juga dalam susunan Korem 043/Garuda Hitam. Susunan organisasi TNI ini tetap tidak berubah sampai perang kemerdekaan  dan  Konfrensi Meja Bundar (KMB) tanggal 2 November 1949 yang diikuti dengan pelaksanaan serah terima kekuasaan militer dan wakil pimpinan tentara Belanda kepada wakil pimpinan TNI baik yang ada di Lampung maupun Sumatera Selatan.

Kesatuan Divisi VIII Garuda beserta kesatuan–kesatuan bawahannya mengalami perubahan pada tanggal 1 Juli 1948. Devisi VIII Garuda diubah menjadi Sub Komandemen Sumatera Selatan yang membawahi teritorial sebagai berikut :

1.     Sub Teritorial Jambi (STD) berkedudukan di Jambi.

2.     Sub Teritorial Bengkulu (STB) berkedudukan di Bengkulu.

3.     Sub Teritorial Lampung (STL) berkedudukan di Tanjung Karang.

4.     Sub Teritorial Palembang (STP) berkedudukan di Muara Beliti.

Sub Tertorial Lampung sendiri terdiri atas :

1.     Komandan Distrik Militer Lampung (Lampung Selatan di Tanjung Karang) dipimpin oleh Kapten Ismail Husin.

2.     Komandan Distrik Militer Lampung (Lampung Tengah di Metro Yon 21) dipimpin oleh Kapten Harun Hadimarto.

3.     Komandan Distrik Militer Lampung (Lampung Utara di Kotabumi Yon 22) dipimpin oleh Kapten Sukardi Hamdani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Tayang 2027, Oh Jung Se Berpeluang Bintangi Drakor Sunning Baseball Club

Tayang 2027, Oh Jung Se Berpeluang Bintangi Drakor Sunning Baseball Club

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:30 WIB

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB

Daftar HP Android yang Segera Bisa Kirim File ke iPhone via AirDrop, Samsung hingga OnePlus Kebagian

Daftar HP Android yang Segera Bisa Kirim File ke iPhone via AirDrop, Samsung hingga OnePlus Kebagian

Tekno | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:25 WIB

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:25 WIB

Semarang Barat Dikepung Banjir: Tanggul Plumbon Jebol, Lansia Hanyut

Semarang Barat Dikepung Banjir: Tanggul Plumbon Jebol, Lansia Hanyut

Jawa Tengah | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:18 WIB

500 Ton Sampah Warga Kota Malang Bakal Jadi Sumber Energi Baru

500 Ton Sampah Warga Kota Malang Bakal Jadi Sumber Energi Baru

Malang | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:15 WIB

Tragedi Banjir Semarang: Remaja Putri 15 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Silandak

Tragedi Banjir Semarang: Remaja Putri 15 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Silandak

Jawa Tengah | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:06 WIB

Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas

Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas

Riau | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:01 WIB

Review Serial Legends: Adaptasi Kisah Nyata Penyelundupan Heroin di Inggris

Review Serial Legends: Adaptasi Kisah Nyata Penyelundupan Heroin di Inggris

Your Say | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:00 WIB

Xiaomi Smart Band 10 Pro Segera Meluncur, Bisa Kontrol iPhone dan Sinkron ke Apple Health

Xiaomi Smart Band 10 Pro Segera Meluncur, Bisa Kontrol iPhone dan Sinkron ke Apple Health

Tekno | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:50 WIB