Metro, suara.com- Ada yang berbeda dengan HUT Kota Metro ke 85 tahun ini dimana partisipasi berbagai komunitas menjelang HUT Kota Metro pada 9 Juni mendatang terus bertumbuh. Mulai dari berbagai pementasan, peluncuran buku hingga tidak ketinggalan juga seniman ikut berpatisipasi.
Adalah PG Wisnu Wijaya seniman Metro yang juga akademisi tengah mempersiapkan karyanya bersama komunitas.
"Saya diminta teman-teman komunitas untuk berpartisipasi membuat seni instalasi yang nantinya akan didirikan di ruang publik," jelasnya, Senin (23/5/2022).
Seni instalasi yang disiapkan Wisnu yang diberi judul Sublim ini berukuran: 200 x 55 x 45 cm dan berbahan ferrocement dan alumunium. Menariknya biaya produksi pengerjaan seni instalasi ini sendiri diperoleh dari hasil penjualan kaos yang dilakukan oleh komunitas sendiri.
" Karya ini merupakan representasi dari pengalaman-pengalaman warga Metro dalam melihat kemajemukan dan keheterogenan kota, bahwa ruang kota dimaknai sebagai bentuk transformasi masyarakatnya sebagai komunitas yang membentuk identitasnya dari nilai-nilai kemasyarakatan,"jelas Dosen DKV Itera yang tengah menempuh studi doktoral tersebut.
Menurutnya suatu kota selalu didorong pada kemungkinan dinamika atas perubahan fisik dan simbolik, komunitas yang ada merupakan salah satu pilar-pilar penopang kehidupan, untuk tetap bertahan, sebagai bentuk harapan dan legitimasi pergerakan masyarakat.
Lebih lanjut Wisnu menjelaskan bahwa Simbol 9 balok pada karya ini adalah bentuk ruang-ruang kota yang selayaknya menjadi ruang pergerakan komunitas.
"Angka 9 dalam istilahnya “qiu” merupakan sebuah penyebutan dalam bahasa mandarin yang berarti kekal, hal ini juga diyakini membawa kebaikan yang kita kenal pada 9 jurai pada mahkota siger, selain itu juga terdapat 8 tabung secara vertikal dan 5 tabung melintang horizontal merupakan makna dari kekuatan falsafah sakai sambayan atau gotong royong pada masyarakat Lampung sebagai kekuatan komunitas yang tidak terbatas dan saling mengikat, Sementara angka 8 dan 5 merefleksikan pengalaman pada wajah Kota Metro selama 85 tahun" ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Metro Syachri Ramadhan menyambut baik inisiatif komunitas untuk menghadirkan seni instalasi yang rencananya akan diletakan di ruang publik tersebut.
"Kita berharap kedepan partisipasi terhadap pengembangan ruang-ruang publik yang ada di Metro akan dapat dilakukan oleh berbagai kalangan,"ungkap pria yang akrab dengan berbagai komunitas tersebut.
Menurutnya ruang-ruang publik yang ada di Kota Metro akan semakin menarik bila diberi sentuhan-sentuhan seni.
"Hal tersebut tentunya membutuhkan partisipasi dari berbagai kalangan, momentum HUT Kota Metro diharapkan dapat menggairahkan partisipasi masyarakat dalam berbagai bentuk,"pungkasnya.