Hakim Mengajar, Dari Hakim untuk Indonesia

Metro Suara.Com
Sabtu, 18 Juni 2022 | 11:38 WIB
Hakim Mengajar, Dari Hakim untuk Indonesia
Septia

Metro, Suara.com- Ada banyak cara untuk berbagi, salah satunya dilakukan oleh para hakim perempuan lewat kegiatan yang diberi nama Hakim Mengajar.

Adalah Septia Putri Riko seorang hakim yang mencoba mengajak rekan-rekannya untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat, Menurutnya profesi seorang Hakim merupakan sebuah profesi yang banyak disegani bahkan ditakuti oleh masyarakat, mengingat pekerjaannya sehari-hari adalah memeriksa, memutus, dan menyelesaikan sebuah perkara. 

Bersama para Hakim perempuan yang tersebar di berbagai kota ini untuk memberikan perhatian lewat berbagi waktu dan pengetahuan sekaligus mendekatkan diri ke masyarakat untuk berbagi ilmu yang dimilikinya khususnya kepada anak-anak tidak mampu. 

“Program Hakim Mengajar ini merupakan bentuk kepedulian kami sebagai Hakim perempuan terhadap pendidikan anak-anak tidak mampu di lingkungan sekitar kami masing-masing,jelasnya,.

Menurutnya Hingga saat ini ada enam orang hakim yang tergabung dengan program yakni Septia Putri Riko (Jakarta), Rizki Ananda (Banda Aceh), Aryani Widhiastuti (Kota Batam), Aini Sahara (Kupang), Anissa Yanuartanti (Palu), dan Maryam Nur Hidayati (Palangka Raya).

Masing-masing Hakim telah secara aktif dan serentak terjun ke masyarakat untuk berbagi ilmu yang dimiliki, mulai dari mengajar baca tulis, matematika, Bahasa Inggris, hingga pendidikan karakter dengan target peserta didik yang bermacam-macam. 

Septia mengajar di TPA Al Hidayah tempat mengaji anak-anak tetangga rumahnya, Maryam Nur Hidayati yang mengajar anak-anak yang berdomisili di sekitar Rumah Dinas Hakim yang ditempatinya. Anissa Yanuartanti yang memberikan pelajaran tambahan di sebuah Taman Pendidikan Al-Quran di dekat lokasi kantornya, Aryani Widhiastuti yang mengajar anak-anak di kawasan ruli (rumah liar) Kota Batam, Rizki Ananda yang mengajar siswa tidak mampu di SDIK Imam An-Nawawi Banda Aceh, dan Aini Sahara yang mengajar di sekitar tempat tinggalnya di Kota Kupang.

Aryani Widhiastuti, seorang Hakim dari Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjung Pinang mengaku bersyukur dapat bergabung dengan program ini. “

“Awalnya saya diajak Bu Septia untuk ikut program ini, inti dari proram ini kan untuk mengajar anak-anak dari kalangan kurang mampu yang ada di sekitar kita, ngajar apa saja sesuai kemampuan masing-masing. Saya sempat kesulitan di awal program untuk mencari peserta didik dan apa yang akan saya ajarkan. Namun setelah saya terjun langsung ke kawasan ruli (rumah liar) di Kota Batam, saya akhirnya menemukan target didik yaitu anak-anak yang juga bekerja sebagai penjual koran, dan oleh karena mereka masih kesulitan baca tulis hitung, maka saya ajarkan kepada mereka seputar membaca, menulis, dan menghitung,”tutur Aryani.  

Demikian juga dengan Maryam Nur Hidayati yang merupakan seorang Hakim di Pengadilan Tata Usaha Negara Palangka Raya tidak mengalami kesulitan dalam menemukan peserta didik untuk proram ini, mengingat Maryam mencari peserta didik di sekitar rumah dinas yang ditempatinya dan justru terkejut saat hari pertama mengajar.

“Target awal saya hanya 4-5 anak yang akan saya ajar. Tapi begitu hari H, yang datang ke rumah sampai 11 anak, itu pun janjiannya jam 1 siang tapi mereka jam 12 siang sudah sampai di rumah saya,”ungkapnya,

Maryam juga  menjadikan Rumah Dinas yang ditempatinya sebagai tempat belajar untuk anak-anak didiknya.

Lewat kegiatan belajar mengajar yang belangsung 1 hingga 2 kali per pekan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya memberikan tambahan pengetahuan ilmu bagi para peserta didik. 

Septia berharap keberlangsungan program ini dapat memberikan inisiatif bagi para hakim lain untuk dapat bergerak dan bermanfaat bagi lingkungan di sekitar masing-masing lewat berbagai bentuk.

“Saya merasakan semangat para hakim yang menjadi relawan di program ini dan semoga juga dapat mengantarkan semangat belajar kepada anak-anak yang menjadi peserta didik. Semoga juga, keenam Hakim ini dapat memberikan inspirasi yang baik bagi hakim-hakim lain agar kedepannya ada lebih banyak hakim yang bergabung dalam program ini,"pungkas Septia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI