Pemerintah Kirimkan 2,9 Juta Buku untuk Daerah 3T di NTT dan NTB

Metro

Rabu, 13 Juli 2022 | 13:41 WIB
Pemerintah Kirimkan 2,9 Juta Buku untuk Daerah 3T di NTT dan NTB
Kemdikbudristek

Metro, Suara.com- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus berupaya meningkatkan literasi masyarakat Indonesia.

Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Imam Budi Utomo mengatakan bahwa pemerintah wajib mendukung upaya peningkatan kualitas SDM  tersebut salah satunya melalui program Gerakan Literasi Nasional yang praktiknya dilakukan dalam bentuk pengiriman perdana buku jenjang PAUD dan SD ke wilayah 3T. 

“Ini memang menjadi kewajiban kita semua untuk menjalankannya amanah UUD,  mendistribusikan bahan bacaan untuk masyarakat khususnya bagi siswa yang ada di wilayah 3T dan kami sangat berterima kasih kepada perusahaan ini dan juga PT Pos Indonesia yang sudah bekerja secara optimal untuk menyukseskan program ini,” tutur Imam yang disampaikan di Klaten pada Selasa (12/7).

Upaya peningkatan literasi kata Imam, perlu dilakukan karena adanya indikasi kehilangan pembelajaran atau learning loss yang signifikan di kalangan siswa ditambah banyaknya siswa yang putus sekolah. Bahkan dari hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2021 fakta menunjukkan bahwa siswa yang berhasil mencapai batas kompetensi minimum untuk literasi membaca yakni kurang dari 50 persen.

Menurut Imam, jika pemerintah tidak segera membuat terobosan maka dampak dari hilangnya pembelajaran akan terus dirasakan bahkan meski pandemi telah usai. Salah satu upaya mendesak yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut adalah menambah ketersediaan bahan bacaan bagi siswa dengan melakukan pencetakan dan pengiriman buku ke daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T), seperti wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain menjadi langkah cepat, Imam menilai dalam menanggulangi penurunan kualitas pendidikan, pencetakan dan pengiriman buku ke daerah 3T juga menjadi komitmen untuk mengedepankan amanat Nawacita yang menekankan pentingnya membangun Indonesia dari daerah pinggiran dengan menguatkan sisi sosial, ekonomi, dan sumber daya manusia.

“Bila selama ini pembangunan Indonesia terfokus hanya di kota besar saja, saatnya sekarang pembangunan dirasakan pula oleh masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah 3T,” tekannya.

Lebih lanjut, penyediaan akses terhadap buku bermutu bagi masyarakat di daerah tersebut menurutnya merupakan salah satu upaya pemerintah mewujudkan Nawacita sekaligus melunasi salah satu janji kemerdekaan, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan PT Macanan Jaya Cemerlang, Klaten, Jawa Tengah sebagai salah satu perusahaan pemenang lelang yang ditugaskan untuk mencetak 19.640 buku PAUD dan 2.978.450 buku SD yang menyasar 2.757 sekolah. Sementara itu, PT Pos Indonesia digandeng menjadi mitra untuk membantu pengiriman buku ke wilayah tersebut.

baca juga

Direktur Utama PT Macanan Jaya Cemerlang,  Andika Tri Anggono Yakti menuturkan bahwa pihaknya turut mendukung program percetakan dan pengiriman buku yang dilakukan pemerintah dalam rangka meningkatkan literasi masyarakat. “Kami sangat mendukung program percetakan dan pengiriman buku ini,  meskipun dalam proses produksi tentu ada kegagalan,  kertas yang sobek,  lemnya yang tidak kuat,  atau tulisan yang tidak terbaca dengan jelas,  tetapi kami selalu mengupayakan dan mengevaluasi sehingga menghasilkan buku-buku yang layak dan berkualitas,” kata Andika.

Sementara itu Deputi Operasional Wilayah 2, PT Pos Indonesia, Mohammat Basori juga menyatakan dukungan terhadap program pemerintah. Ia berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pengiriman buku-buku agar tepat sasaran dan berjalan baik.

"Ini bukanlah kerja sama yang pertama dengan Badan Bahasa, meskipun peran kami sangat kecil, hanya mengirimkan buku, tetapi kami sangat mendukung dan berupaya memberikan yang terbaik,” ungkapnya optimistis.

Ketersediaan pilihan buku yang sesuai dengan jenjang pembacanya, terutama usia dini dan SD akan membantu meningkatkan minat baca pada anak sejak dini.  Selain itu, buku yang bermutu juga akan mendorong aktivitas membaca dan menulis, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Dengan kemampuan membaca yang baik, lima literasi dasar berikutnya (numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan) dapat ditumbuhkembangkan.

Pada program ini, Badan Bahasa melibatkan sebanyak 32 orang fasilitator pendampingan buku tingkat pusat, 243 orang fasilitator pendampingan buku tingkat regional, 7.609 orang fasilitator pendampingan buku tingkat kabupaten, serta para pegiat literasi di masyarakat.

Ketersediaan buku bacaan akan sangat bermanfaat bagi peserta didik sekolah dasar yang telah mengalami kehilangan bahan bacaan cukup lama, buku-buku tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat baca mereka dan menjadi buku pendukung pembelajaran.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Manfaat Menulis Diary bagi Kesehatan Mental, Bisa Jadi Self-Healing!

5 Manfaat Menulis Diary bagi Kesehatan Mental, Bisa Jadi Self-Healing!

Your Say | Rabu, 13 Juli 2022 | 07:43 WIB

3,2 Juta Buku Dikirimkan untuk PAUD dan SD di Pelosok Kalimantan dan Sulawesi

3,2 Juta Buku Dikirimkan untuk PAUD dan SD di Pelosok Kalimantan dan Sulawesi

Metro | Rabu, 13 Juli 2022 | 00:01 WIB

4,1 Juta Eksemplar Buku Dikirim ke Sumatera untuk Tingkatkan Literasi

4,1 Juta Eksemplar Buku Dikirim ke Sumatera untuk Tingkatkan Literasi

Metro | Selasa, 12 Juli 2022 | 19:14 WIB

Terkini

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×