Didepan Santri, Sandiaga Bagikan Empat Tips Jadi Pengusaha Sukses untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Metro | Suara.com

Rabu, 27 Juli 2022 | 15:03 WIB
Didepan Santri, Sandiaga Bagikan Empat Tips  Jadi Pengusaha Sukses untuk Ciptakan Lapangan Kerja
Sandiaga Bagikan Empat Tips Jadi Pengusaha Sukses Untuk Ciptakan Lapangan Kerja (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com-Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno memberikan empat tips jitu untuk menjadi pengusaha yang sukses sehingga mampu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga dalam acara "Kuliah Umum dan Sharing Session: Peningkatan Kemampuan Enterpreneur Santri di Bidang Parekraf", di Ponpes Roudlatul Mubtadiin, Balekambang, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (26/7/2022) malam. 

Pertama memiliki niat yang kuat karena menurut Menparekraf segala sesuatu tergantung niatnya atau innamal a'malu binniyat. Kedua, kemampuan untuk menciptakan keuangan yang kuat melalui permodalan, apalagi saat ini sudah ada permodalan digital, seperti peer to peer lending, dan fintech.

Kemudian, mampu berinovasi dan berani mengambil risiko serta proactive. Dan memiliki jiwa leadership. Leadership ini dikatakan Menparekraf Sandiaga sudah ada contohnya yaitu Rasulullah Muhammad, dengan meneladani sifat-sifat Rasulullah ke dalam kehidupan sehari-hari, yaitu fathonah, amanah, sidiq, dan tabligh (cerdas, dapat dipercaya, benar atau selalu berkata jujur, dan menyampaikan wahyu/pesan)

"Itu adalah kunci sukses menjadi enterpreneur," kata Menparekraf Sandiaga.

Bicara mengenai potensi pariwisata, Jepara memiliki wisata alam seperti Pantai Bandengan, wisata sejarah ada Benteng Portugis, ekonomi kreatif selain furnitur yang sangat terkenal yaitu kerajinan kain tenun ikat troso, dan juga kuliner ikan pindang serani.


"Potensi ini bisa kita kembangkan bersama-sama, karena ini akan memberikan dampak positif kepada masyarakat sehingga pascapandemi mereka bisa mandiri dan sejahtera," ujar Menparekraf.

Terkait pengembangan sektor pariwisata dan ekraf di Jepara, salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh para santri adalah dengan memanfaatkan akun-akun owned media sosial untuk mempromosikan destinasi wisata, kemudian membuat konten-konten dengan narasi positif di media sosial.

Sandiaga mengatakan sesuatu data per Januari 2022, ada 26.975 pondok pesantren di seluruh Indonesia, dengan jumlah santri mencapai 5 juta orang. Jawa Tengah khususnya Jepara menyumbang sejumlah 151 ponpes. 

"Secara kuantitas kita memiliki SDM, tinggal kita tingkatkan kualitasnya yang mumpuni. Karena bayangkan saja jika satu persen dari total lima juta santri ini menjadi pengusaha sukses, menjadi enterpreneur dan menciptakan lapangan kerja. Akan ada tambahan jika satu persennya 50 ribu UMKM dan ratusan ribu lapangan kerja untuk industri yang diciptakan para santri," kata Sandiaga.

Kemenparekraf sedang mengembangan program Santri Digitalpreneur Indonesia sebagai wadah dalam membantu para santri menghadapi tantangan industri digital kreatif. Misalnya santri juga bisa membuat inovasi dalam bentuk 2D animation, 3D animation, hingga podcast. 

"Kami ingin santri bisa menciptakan konten-konten sendiri, jangan santri akhirnya menonton konten-konten podcast yang tidak sesuai dengan budaya kita. Oleh karena itu, saya juga ingin mendorong Santri Digitalpreneur ini bekerja-sama dengan pondok pesantren Balekambang. Karena saya yakin para santri dan alumninya mampu menjadi bagian dari kebangkitan ekonomi umat melalui inovasi dan kreativitas,” katanya.

"Pemerintah akan terus hadir dengan program yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Tiga program Kemenparekraf insyaAllah akan kita kembangkan di Jepara, yaitu Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia, Apresiasi Kreasi Indonesia, serta Anugerah Desa Wisata Indonesia," ujar Sandi.

Pada kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga mengapresiasi hasil kreasi para santri diantaranya sate lilit berbahan dasar singkong dan kelapa mentah serta kendaraan listrik. "Mudah-mudahan tahun depan bisa ikut Formula E," katanya.

Menparekraf Sandiaga juga menginisasi pemberian beasiswa kepada para santri di Ponpes Roudlatul Mubtadiin, Balekambang untuk menempuh pendidikan di enam Poltekpar di bawah naungan Kemenparekraf. Ia berhadap beasiswa ini bisa digunakan oleh para santri untuk mengembangkan wawasan pariwisata dan ekonomi kreatif tanah air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dongkrak Ekonomi, Sandiaga Uno Bawa 2 Mitra ke Desa Wisata Warna Warni Tigarihit

Dongkrak Ekonomi, Sandiaga Uno Bawa 2 Mitra ke Desa Wisata Warna Warni Tigarihit

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2022 | 07:10 WIB

Santri Tani Milenial Darul Amal Metro Panen Perdana Melon Inthanon

Santri Tani Milenial Darul Amal Metro Panen Perdana Melon Inthanon

| Selasa, 26 Juli 2022 | 16:58 WIB

Buka Peluang Ekonomi, SandiUno Fans Club Bantu Warga Pulau Seribu Berinovasi Ciptakan Produk Lokal

Buka Peluang Ekonomi, SandiUno Fans Club Bantu Warga Pulau Seribu Berinovasi Ciptakan Produk Lokal

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2022 | 08:25 WIB

Terkini

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Pajak Kendaraan Nunggak? Siap-Siap Didatangi Petugas, ASN Bisa Cicil di Sulselbar

Pajak Kendaraan Nunggak? Siap-Siap Didatangi Petugas, ASN Bisa Cicil di Sulselbar

Sulsel | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara

Bos Ford Curigai Kamera Mobil China Jadi Alat Spionase Penghancur Negara

Otomotif | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:14 WIB

Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan

Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:12 WIB

Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS

Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:11 WIB

Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!

Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:10 WIB

7 Cara Mengurus Surat Pindah Domisili ke Palembang Secara Online Tanpa Antre, untuk Pendatang Baru

7 Cara Mengurus Surat Pindah Domisili ke Palembang Secara Online Tanpa Antre, untuk Pendatang Baru

Sumsel | Rabu, 15 April 2026 | 15:10 WIB

Mahalini Dikritik Sombong Usai Tolak Foto Bareng Fans, Responsnya Dinilai Bikin Kesal

Mahalini Dikritik Sombong Usai Tolak Foto Bareng Fans, Responsnya Dinilai Bikin Kesal

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 15:09 WIB