Ini 3 Prinsip dasar Pembangunan Desa Wisata Menurut Gus Halim

Metro

Jum'at, 29 Juli 2022 | 18:06 WIB
Ini 3 Prinsip dasar Pembangunan Desa Wisata Menurut Gus Halim
GUS HALIM BEBERKAN 3 PRINSIP DASAR MEMBANGUN DESA WISATA (Didi/Humas Kemendes PDTT)

Metro, Suara.com- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menjelaskan tiga prinsip dasar membangun desa wisata yang ideal dan dapat diadopsi oleh para perangkat desa di seluruh Indonesia.

Pertama, adalah menyusun master plan agar pembangunan desa wisata lebih terarah. Oleh karena itu, pembangunan desa wisata harus melalui perencanaan dan musyawarah desa yang valid, tidak hanya sekadar ikut-ikutan saja.

"Dengan master plan, dana yang terbatas bisa dimaksimalkan untuk pembangunan secara bertahap dan tidak asal membangun. Ini yang disebut dengan pola pembangunan tumbuh kembang," ungkap Gus Halim sapaan akrab- Menteri Abdul Halim Iskandar saat mengunjungi Desa Wisata Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Kamis (28/07/2024).

Selanjutnya, desa yang memiliki potensi desa wisata bisa menggandeng desa tetangga untuk berinvestasi. Hal ini bisa dengan memaksimalkan fungsi BUM Desa atau BUM Desa Bersama untuk berbagi saham atas kepemilikan desa wisata tersebut.

Menurut Gus Halim, desa yang tidak miliki potensi wisata tidak perlu memaksakan diri untuk membangun desa wisata, lebih baik bersinergi dengan desa terdekat untuk sama-sama mengembangkan desa wisata.

"Ini yang disebut dengan kolaborasi, sehingga semua punya rasa kepemilikan yang tinggi terhadap aset yang memang luar biasa ini," jelas Gus Halim.

Ketiga, Gus Halim mengingatkan agar wisata tidak menjadi tujuan pembangunan. Menurutnya, wisata merupakan salah satu dampak positif dari pembangunan desa. Dengan demikian, desa tidak perlu merancang wisata, melainkan menata lingkungan yang nantinya akan berdampak menjadi tempat wisata karena sudah dibangun dengan baik dan terarah.

"Lakukan apa yang bermanfaat bagi alam, bagi lingkungan, bagi pengairan, bagi pertanian, bagi kehidupan warga masyarakat. Wisata itu dampak yang dihasilkan dari kondisi itu," pungkas Gus Halim.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Uno Wujudkan Destinasi Wisata Sungai Mahakam Berbasis Komunitas Demi Terciptanya Kebangkitan Ekonomi

Sandiaga Uno Wujudkan Destinasi Wisata Sungai Mahakam Berbasis Komunitas Demi Terciptanya Kebangkitan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2022 | 13:16 WIB

Wamendes Dorong Makin Banyak Perempuan Jadi Kepala Desa

Wamendes Dorong Makin Banyak Perempuan Jadi Kepala Desa

Metro | Kamis, 28 Juli 2022 | 20:10 WIB

Kearifan Lokal Desa di IKN Jadi Etalase Indonesia

Kearifan Lokal Desa di IKN Jadi Etalase Indonesia

Metro | Kamis, 28 Juli 2022 | 20:00 WIB

Terkini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:09 WIB

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Bekaci | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

Bogor | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:03 WIB

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Hadirkan Posyandu Matahari untuk Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:01 WIB

×