Hadirkan Nilai Tambah Produk UMKM, Sandiaga Ajak Pelaku Ekraf Perkuat Inovasi

Metro | Suara.com

Kamis, 04 Agustus 2022 | 15:10 WIB
Hadirkan Nilai Tambah Produk UMKM, Sandiaga Ajak Pelaku Ekraf Perkuat Inovasi
Hadirkan Nilai Tambah Produk, Sandiaga Ajak Pelaku Ekraf Perkuat Inovasi (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak para pelaku ekonomi kreatif agar meningkatkan inovasi sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi produk yang dihasilkannya. 

Hal tersebut disampaikan Sandiaga saat hadir di acara "Pelatihan UMKM Kreatif: Pengolahan Tiram Menjadi Kerupuk Tiram" di Kuliner River Walk, Banda Aceh, Rabu (3/8/2022). Ia mengatakan, para pelaku ekonomi kreatif di tanah air saat ini dihadapkan pada beragam tantangan di antaranya pandemi COVID-19, kesulitan ekonomi, kenaikan harga-harga bahan pokok, hingga menyempitnya kesempatan kerja.

"Hari ini kita langsung gerak cepat dengan menghadirkan pelatihan, kita langsung melihat permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat, pelaku ekonomi kreatif. Diantaranya harga-harga kebutuhan yang meningkat dan juga penciptaan lapangan kerja," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Pelatihan ini, kata Sandiaga, menjadi salah satu upaya dari kementeriannya untuk menghadirkan solusi yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. 

Melalui pelatihan ini para pelaku ekonomi kreatif diajak untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas dengan menghadirkan nilai tambah suatu produk sehingga menjadi produk yang lebih berkualitas dan berdaya saing.

"Saya yakin upaya kita di sini akan memperkuat ekonomi kita, dengan target tahun ini 1,1 juta lapangan kerja baru dan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024," kata Sandiaga. 

Lewat pelatihan ini para pelaku ekonomi kreatif juga diharapkan dapat mendukung program "One Village One Product" di desa wisata. 

Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, mengapresiasi ragam dukungan program yang dihadirkan Kemenparekraf/Baparekraf dalam mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Banda Aceh. 

"Mudah-mudahan ke depan Banda Aceh semakin berkembang, terutama untuk produk-produk ekonomi kreatif. Saya harapkan produk-produk dari UMKM ini dapat terus kita kembangkan," kata Bakri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BukuWarung Dukung Ekosistem Ekonomi Digital UMKM Lewat Inovasi Keamanan

BukuWarung Dukung Ekosistem Ekonomi Digital UMKM Lewat Inovasi Keamanan

| Rabu, 03 Agustus 2022 | 20:02 WIB

Tiket.com Mendukung Pelaku Usaha Untuk Berkontribusi Bagi Perekonomian Nasional

Tiket.com Mendukung Pelaku Usaha Untuk Berkontribusi Bagi Perekonomian Nasional

| Rabu, 03 Agustus 2022 | 15:53 WIB

Pelaku Ekraf Bengkulu Didorong Maksimalkan Potensi untuk Ciptakan 1,1 juta Lapangan Kerja Baru

Pelaku Ekraf Bengkulu Didorong Maksimalkan Potensi untuk Ciptakan 1,1 juta Lapangan Kerja Baru

| Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:22 WIB

Terkini

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

Blokade AS di Selat Hormuz, Jutaan Nyawa di Afrika dan Asia Terancam Kelaparan

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 9 Perjalanan KA Daop 6 Yogyakarta Resmi Dibatalkan

Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 9 Perjalanan KA Daop 6 Yogyakarta Resmi Dibatalkan

Jogja | Selasa, 28 April 2026 | 09:15 WIB

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

Tabrakan Maut Bekasi Timur Disorot MTI: Efek Domino hingga Dugaan Kelalaian Masinis

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:15 WIB

Perbedaan Dewy Finish dan Matte Finish Apa? Ini Rekomendasi Cushion Terbaik Sesuai Jenis Kulit

Perbedaan Dewy Finish dan Matte Finish Apa? Ini Rekomendasi Cushion Terbaik Sesuai Jenis Kulit

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 09:11 WIB

7 Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus Permanen di HP Android dan iPhone

7 Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus Permanen di HP Android dan iPhone

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 09:10 WIB

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:08 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:05 WIB

Dari Korea ke Indonesia: Teknik Presisi Estetika Non-Bedah Kini Hadir dengan Standar Global

Dari Korea ke Indonesia: Teknik Presisi Estetika Non-Bedah Kini Hadir dengan Standar Global

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 09:03 WIB