Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.831

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:14 WIB
Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk
Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp18.209 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional. Kekhawatiran tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas penukaran mata uang asing di sejumlah gerai money changer. Foto Dhia Sukmahadi Putra Nugraha-Suara.com
baca 10 detik
  • Rupiah melemah hingga Rp18.209 per dolar AS, memicu kekhawatiran masyarakat.
  • Nasabah money changer mulai melirik dolar AS sebagai aset perlindungan.
  • Harga BBM dan biaya hidup naik, daya beli masyarakat semakin tertekan.

Suara.com - Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp18.209 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional. Kekhawatiran tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas penukaran mata uang asing di sejumlah gerai money changer.

Salah satu nasabah PT Haji La Tunrung, Al, mengaku cemas dengan dampak pelemahan rupiah terhadap harga kebutuhan sehari-hari.

"Khawatir mas, serba naik semua. Apalagi saya pedagang, segala kebutuhan naik semua," ujarnya kepada Suara.com.

Menurut dia, pelemahan rupiah juga berdampak terhadap nilai tukar mata uang lain seperti euro. Saat ini, satu euro tercatat setara lebih dari Rp20 ribu, jauh lebih tinggi dibanding saat dirinya menukarkan euro pada tahun lalu.

"Terakhir saya tukar 50 euro pada Agustus 2025, waktu itu masih di kisaran Rp18 ribuan hingga Rp19 ribuan," katanya.

Tidak hanya euro, mata uang regional seperti ringgit Malaysia juga ikut menguat terhadap rupiah. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat mulai mempertimbangkan ulang strategi penyimpanan aset mereka.

Fenomena serupa diungkapkan Yo, nasabah lainnya yang mengaku semakin berat membeli mata uang asing akibat nilai tukar rupiah yang terus melemah.

Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp18.209 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional. Kekhawatiran tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas penukaran mata uang asing di sejumlah gerai money changer. Foto Dhia Sukmahadi Putra Nugraha-Suara.com
Pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level Rp18.209 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional. Kekhawatiran tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas penukaran mata uang asing di sejumlah gerai money changer. Foto Dhia Sukmahadi Putra Nugraha-Suara.com

"Saya khawatir dengan rupiah melemah. Jadi harus keluar rupiah lebih banyak untuk membeli yen," ujarnya.

Selain faktor nilai tukar, masyarakat juga menyoroti kenaikan harga bahan bakar yang dinilai semakin menekan daya beli.

baca juga

"Saya habis dari Jepang dan menukar yen ke rupiah. Ya khawatir juga, Pertamax sekarang mahal," kata Tarno, nasabah lainnya.

Pelemahan rupiah turut mendorong meningkatnya kunjungan masyarakat ke gerai penukaran uang asing. Sebagian nasabah bahkan mulai mempertimbangkan dolar AS sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

"Saat ini saya melihat aset dolar lebih aman ketimbang rupiah. Ada pertimbangan membeli valas untuk jaga-jaga karena rupiah sedang melemah," ujar Yo.

Meski minat terhadap investasi valuta asing mulai meningkat, pelaku usaha money changer mencatat transaksi pembelian dolar AS dan mata uang asing lainnya belum mengalami lonjakan signifikan. Tingginya kurs membuat sebagian masyarakat memilih menunda pembelian valas meski menganggapnya sebagai aset yang lebih aman.

Rep: Dhia Sukmahadi Putra Nugraha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:42 WIB

Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara

Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:39 WIB

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Rupiah Melemah Jadi Alasan Tarif Pesawat Naik, Alvin Lie ke Menhub Dudy: Dia Melanggar Undang-undang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:10 WIB

Terkini

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

25 Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus, Ada Paket Menarik Rp17 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

Dampak Gempa NTT: 5 Warga Meninggal, Infrastruktur Jalan Putus dan Longsor

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Sinyal NTT Lumpuh! Gempa M 7,7 Hantam 200 BTS, Komdigi Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Mobil Terlaris JanuariJuli 2026: BYD dan Jaecoo Mengudara, Merek Jepang Kian Waspada

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:53 WIB

Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere

Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:51 WIB

Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal

Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:51 WIB

3 Contoh Teks Sambutan pada Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Ketua Panitia

3 Contoh Teks Sambutan pada Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Ketua Panitia

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:45 WIB

×