Dalam konferensi persnya dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Jokowi menyatakan bahwa dinaikkannya harga BBM itu merupakan pilihan terakhir pemerintah untuk mengalihkan subsidi BBM.
“Sehingga harga beberapa jenis BBM yang selama ini subsidi akan mengalami penyesuaian,” ungkap Jokowi yang kemudian menyebut bahwa anggaran subsidi pemerintah sudah meningkat 3 kali lipat dri Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun.
Ini jenis BBM subsidi dan nonsubsidi yang mengalami kenaikan harga:
Pertalite dari Rp7.650 menjadi Rp10.000 per liter
Solar dari Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter
Pertamax nonsubsidi dari Rp12.000 menjadi Rp14.500 per liter. (*)