Luluk Nur Hamidah Dorong KLHK Dukung Start Up dan Komunitas Pengelolaan Sampah dan Limbah

Metro

Selasa, 06 September 2022 | 12:22 WIB
Luluk Nur Hamidah Dorong KLHK Dukung Start Up dan Komunitas Pengelolaan Sampah dan Limbah
Anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luluk Nur Hamidah. (tangkapan layar)

Metro, Suara.com- Anggota Komisi IV DPR RI Luluk Nur Hamidah mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendukung partisipasi masyarakat Indonesia dalam permasalahan sampah beserta limbah di Tanah Air.

Luluk menganggap kerja KLHK hingga saat ini untuk menangani sampah dan limbah belum berdampak signifikan. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri LHK Siti Nurbaya di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (5/9/2022).

“Ini ada anak-anak muda yang bisa menghasilkan start up bidang lingkungan hidup khususnya pengelolaan sampah. Dan, ini menurut saya, yang perlu ditularkan dan difasilitasi oleh kementerian agar menumbuhkan minat dari orang-orang muda (agar) mereka bisa berkontribusi,” ujar Luluk.

Sebelumnya, ia menjelaskan Komisi IV DPR RI berkunjung ke Waste4Change yang berlokasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk melihat partisipasi anak-anak muda untuk mengelola sampah dan limbah. Baginya, semangat yang ditularkan oleh anak-anak muda melalui start-up yang mereka bangun itu harus didukung penuh.

Dukungan yang dapat diberikan oleh KLHK, terang Luluk, bisa dalam bentuk regulasi yang mendukung terbentuknya start up dan komunitas lainnya yang mampu mengelola sampah dan limbah di berbagai daerah di Indonesia. Baginya, model kerja ini perlu diberdayakan sehingga KLHK tidak bekerja sendiri untuk menangani isu sampah dan limbah di Indonesia.

“Model-model pengelolaan sampah yang berbasis pada komunitas atau model-model start up seperti ini jadi keberlangsungan usaha orang-orang muda di bidang sampah ini. Kemudian, ada aturan, ada regulasi, dan kebijakan yang konsisten dijalankan oleh KLHK, maka bisa terbentuk hubungan mutualnya,” jelas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Luluk juga menekankan agar KLHK serius menangani isu sampah dan Indonesia dengan memberikan anggaran yang proporsional. KLHK melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 tidak akan bekerja maksimal tanpa dukungan anggaran yang memadai.

“Saya kira anggarannya perlu dikoreksi untuk dipertimbangkan kembali, untuk bisa diperkuat, termasuk juga bisa digunakan untuk pemberdayaan masyarakat bagaimana menggerakan komunitas. Sehingga, memiliki kemampuan kecakapan dan juga kebijaksanaan kearifan dalam pengelolaan limbah sampah,” pungkas anggota daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah IV itu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komunitas Para Ibu di Bogor Ini Merubah Sampah Kertas Jadi Produk Bernilai Ekspor

Komunitas Para Ibu di Bogor Ini Merubah Sampah Kertas Jadi Produk Bernilai Ekspor

Purwasuka | Senin, 05 September 2022 | 13:21 WIB

Terkini

5 Perbedaan Sunscreen dan Sunblock yang Perlu Diketahui

5 Perbedaan Sunscreen dan Sunblock yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 12:13 WIB

Pertamina Bongkar Dugaan Pelanggaran Biosolar di Subang, SPBU Kena Sanksi

Pertamina Bongkar Dugaan Pelanggaran Biosolar di Subang, SPBU Kena Sanksi

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 12:05 WIB

Jelang MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Capai 685 Ribu

Jelang MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Capai 685 Ribu

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 12:00 WIB

Ketika PHK Mengintai, Jangan Sampai Kebijakan Membuat Orang Takut Berusaha

Ketika PHK Mengintai, Jangan Sampai Kebijakan Membuat Orang Takut Berusaha

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 12:00 WIB

Mengapa Mencongkel Bunga Es dengan Benda Tajam Sangat Berbahaya?

Mengapa Mencongkel Bunga Es dengan Benda Tajam Sangat Berbahaya?

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 11:54 WIB

Perbandingan Air Mawar Viva vs Herborist Sesuai Review Pembeli, Harga Sama-Sama Terjangkau

Perbandingan Air Mawar Viva vs Herborist Sesuai Review Pembeli, Harga Sama-Sama Terjangkau

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 11:54 WIB

Dari Laut Sulawesi untuk Dunia: Perjalanan Rumput Laut Indonesia Menuju Material Masa Depan

Dari Laut Sulawesi untuk Dunia: Perjalanan Rumput Laut Indonesia Menuju Material Masa Depan

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 11:48 WIB

Ratusan Tersangka Karhutla Masih Perorangan, Akademisi UGM Soroti Sanksi Tumpul ke Korporasi

Ratusan Tersangka Karhutla Masih Perorangan, Akademisi UGM Soroti Sanksi Tumpul ke Korporasi

News | Sabtu, 05 September 2026 | 11:39 WIB

4 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Sehari-hari, Bantu Kontrol Minyak dan Blur Pori

4 Bedak Tabur Lokal Terbaik untuk Sehari-hari, Bantu Kontrol Minyak dan Blur Pori

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 11:35 WIB

Makna Lagu 'Untuk Hati yang Terluka' Isyana, saat Hidup Tak Sesuai Harapan

Makna Lagu 'Untuk Hati yang Terluka' Isyana, saat Hidup Tak Sesuai Harapan

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 11:30 WIB

×